Empat Misteri Bung Karno yang Belum Terungkap

Jumat, 06 Januari 2017 23:39
BAGIKAN:
boombastis [Image Source]

JAKARTA - Bung Karno, Sang Bapak Proklamator memang menjadi sosok penting dalam memerdekaan Indonesia. Sebagai Presiden pertama Indonesia dikenal sebagai sosok tegas dan tangguh.

Kemampuan berbicara yang luar biasa membaut Bung Karno sangat berpengaruh di dunia. Namun sejak wafatnya pada 1970, banyak rumor yang mulai muncul. Mulai dari penyebab kematiannya, hingga misteri kekayaan Bung Karno yang kini masih menjadi misteri

Kematian Bung Karno

Dilansir dari BOOMBASTIS.COM, Istri kelima Presiden Soekarno, Ratna Sari Dewi Soekarno, pernah menyatakan bahwa Bung Karno meninggal secara tidak wajar.

Menurut wanita asli Jepang tersebut, kematian Bung Karno sengaja diatur agar Pemilu 1971 dapat terlaksana. Pasalnya, saat itu terjadi dualisme kepemimpinan antara Soekarno dan Soeharto, sehingga Soekarno harus disingkirkan.

Ratna menuduh rezim militer telah sengaja menisolasi Soekarno di Wisma Yaso agar suaminya mengalami gangguan psikologis. Namun, pernyataan Ratna itu secara resmi tidak pernah dibenarkan atau dibantah oleh pemerintah Orde Baru. Dan hingga kini tetap menjadi misteri sejarah.

Tongkat Komando Presiden

Kemana pun Bung Karno pergi, ia selalu menggenggam tongkat komando. Dikabarkan, tongkat tersebut memiliki kekuatan mistis dan dipercaya ada hubungannya dengan besarnya pengaruh Bung Karno saat menjabat sebagai Presiden RI.

Tongkat Komando itu terbuat dari kayu 'Pucang Kalak', sebuah kayu yang tumbuh di daerah Kalak, Pacitan utara. Kayu itu dikenal sebagai kayu keramat dan sebagian orang percaya kayu itu memiliki kekuatan gaib. Bahkan, tongkat komando Bung Karno ini disebut-sebut sebagai penyelamat dari insiden penembakan Idul Adha pada 1962.

Bung Karno Putra Harta Karun

Bung Karno dipercaya telah membuat timbunan harta karun yang nilainya mampu melunasi seluruh hutang negara Indonesia. Kabarnya, harta karun itu berupa 20 kilogram sumbangan emas dari rakyat Aceh serta beberapa dana revolusi yang disinyalir harta bangsa Indonesia.

Kebenaran kabar tersebut makin diperkuat dengan surat kabar terbitan Austria 2012, memberitakan adanya simpanan dana milik Bung Karno yang disimpan di Swiss senilai 180 juta dolar Amerika. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi dari keluarga Bung Karno terkait kebenaran dana tersebut.

Harta Warisan Bung Karno

Sebanyak 28 logam batangan ditemukan di Desa Giripen, Kulonprogo, DIY. Diduga logam mirip emas batangan tersebut adalah harta peninggalan Bung Karno. Spekulasi itu muncul, ketika warga menemukan ciri-ciri berupa gambar Presiden Soekarno pada sisi batangan. Selain itu, terdapat lambang burung garuda serta padi bertulirkan LM 24 kaarat buatan London dan Swiss.

Sebelumnya pada 2003, seorang warga Soenuso Goroyo pernah menunjukkan benda-benda yang dianggapnya sebagai peninggalan Bung Karno. Harta tersebut berupa ratusan keping emas 24 karat yang terdaftar dalam register emas JM London serta emas putih dengan cap tapal kuda bertuliskan JM Mathey London. Namun hingga kini masih belum ada pakar yang memastikan keaslian harta benda tersebut.***

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kades Teluk Papal: Program ini sangat bagus

    BENGKALIS -Bicara soal belajar, tidak hanya urusan anak usia sekolahan. Petani pun dituntut untuk menggali ilmu agar hasil pertaniannya memuaskan. Seperti halnya dilakukan petani a
  • Akhirnya Ranperda RTRW 2017-2037 Riau Disahkan

    PEKANBARU - Walau sempat molor sekitar satu jam dari jadwal yang ditetapkan pukul 10.00 wib, akhirnya, Senin (25/09) Ranperda RTRW Provinsi Riau tahun 2017 -2037 disetujui. Ini di
  • Nobar Film G 30S PKI Dipusatkan di Lapangan Tugu Bengkalis

    BENGKALIS -Nonton bareng (Nobar) Film G 30S PKI di Bengkalis dipusatkan di Lapangan Tugu, Jalan Ahmad Yani, Kota Bengkalis, Awalnya, Nobar direncanakan di Makodim Bengkalis.
  • Tak Banyak yang Tahu, Top Score Asean Para Games Budak Bengkalis

    BENGKALIS - Hiruk pikuk kesuksesan kontingen Indonesia pada Asean Para Games IX tahun 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia nyaris tak banyak orang tahu. Bahkan Tim Nasional pada ajang it
  • KOMENTAR