DPRD Bengkalis Benarkan Jamkesmasda Ditiadakan Mulai 2017

Senin, 26 Desember 2016 15:32
BAGIKAN:
Ilustrasi

BENGKALIS -Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Zulhelmi S.Hi saat dihubungi wartawan membenarkan ditiadakannya program Jamkesmasda untuk tahun 2017. Sesuai aturan kata politis PKS tersebut, penganggaran untuk program Jamkesmada tidak dibenarkan lagi.

"Anggaran kita masih sangat memungkinkan, tapi memang aturan yang tidak membolehkan. Yang boleh hanya BPJS, dan kabarnya akan ada subsidi dari Pemerintah Pusat melalui program Kartu Indonesia Sehat (KIS), sektar 30 persen. Dan ini khusus untuk keluarga tidak mampu,"ujar Zulhelmi.

Zulhelmi memaklumi penghapusan program Jamkesmsda ini menjadi pukulan berat bagi sebagian masyarakat Kabupaten Bengkalis. Masyarakat yang selama ini berobat gratis, hanya bermodal KK dan KTP, kini harus mengurus BPJS.

"Masyarakat yang selama ini berobat gratis, harus mengurus BPJS. Tapi mau bagaimana lagi, seperti itulah aturannya,"sebut Zulhelmi.

terkait dengaN bantuan atau subsidi pemerintah, kata Zulhelmi tidak semua masyarakat pemegang kartu BPJS mendapatkan, hanya mereka yang terdata sebagai masyarakat miskin sesuai data BPS tahun 2010 yang mendapatkan.

Terkait dengan data tersebut, kata Zulhelmi, DPRD sudah menanyakan dan meminta kepada Dinas Sosial Provinsi Riau, untuk mengapdate kembali data keluarga kurang mampu, karena data yang digunakan sebagai penerima subsidi melalui KIS data tahun 2010.

"Datanya sudah cukup lama, tahun 2010, bisa jadi sekarang kehidupan masyarakat tersebut sudah lebih baik atau ada yang sudah meninggal. Makanya kita kemarin minta agar diapdate lagilah data terbarunya. Katanya, memang sekaranh ada petugas dinas Sosial Provinsi yang sedang melakukan verifikasi kembali data-data lama itu," jelas Zulhelmi lagi.

Intinya kata Zulhelmi, dirinya ingin subsidi pemerintah ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak (masyarakat kurang mampu), walau subsidi yang diberikan hanya berkisar 30 persen.

"Makanya kita minta agar didata ulang, sehingga yang menerima merekayang benar-benar berhak," harapnya.(Gus)

BAGIKAN:

BACA JUGA