Dewan Bengkalis ingatkan RSUD tak terlantarkan Pasien 'Miskin'

Selasa, 10 Januari 2017 23:23
BAGIKAN:
Irmi Syakip Arsalan

BENGKALIS -Simpang siurnya informasi terkait jaminan kesehatan gratis bagi warga tidak mampu di Bengkalis kian hari kian membuat warga cemas.

Bagaimana tidak, kurangnya sosialiasi terkait Jamkesda diintegrasi ke BPJS membuat warga berkesimpulan pemerintah tidak lagi menanggung biaya pengobatan orang 'miskin'. Padahal, pengobatan gratis bagi warga tidak mampu tetap dianggar pemkab Bengkalis namun sistem kini berbeda.

Terkait pengintegrasian Jamkesda ke BPJS yang terus berlansung hingga kini, Anggota DPRD kabupaten Bengkalis Irmi Syakip Arsalan mengingatkan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Bengkalis tidak menelantarkan pasien miskin atau tidak mampu.

Pasien miskin atau tidak mampu, sebut Irmi, harus ditangani terlebih dahulu apalagi dalam keadaan darurat. Pihak RSUD harus memberikan toleransi 3x24 jam kepada pihak keluarga untuk mengurus administrasi sesuai ketentuan yang diberlakukan.

"Jaminan kesehatan tetap diberikan oleh pemerintah daerah kepada warga tidak mampu, hanya ada persyaratannya yang berbeda. Kita berharap RSUD tetap menangani pasien tidak mampu apalagi dalam kondisi darurat,"ungkapnya, Selasa (10/1/2017)

Selain itu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta pihak BPJS memberikan jaminan dalam waktu 3x24 jam pasien tidak mampu sudah masuk dalam kepesertaan Jamkesda yang terintegrasi dengan BPJS.

"Termasuk, Dinas Sosial dalam waktu tiga hari tersebut harus sudah mengeluarkan surat keterangan tidak mampu sebagai kelengkapan persyaratan yang di ajukan oleh pasien. Untuk kondisi pengurusannya di hari libur, misalnya hari sabtu atau minggu dalam hal ini kita sudah meminta kepada BPJS untuk memberikan toleransi waktu kepada pasien untuk dapat menyelesaikan kelengkapan administrasi,"imbuh Irmi Syakip.

Disampai ketua DPD KNPI Bengkalis lagi, saat ini pemerintah tetap memfasilitasi biaya pengobatan warga tidak mampu, hanya akibat kesimpang siuran informasi dan pendataan yang belum selesai, berdampak timbulnya kekhawatiran di masyarakat.(Gus)

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Berikut Jumlah Peserta PPK Lulus Administrasi

    BENGKALIS- Berjumlah 213 orang dari 223 yang mendaftar dipastikan lulus administrasi untuk mengikuti tes lanjutan seleksi Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) Pemilihan Gubernur Riau
  • Pencairan Tambahan Penghasilan Guru Honorer Masih Menunggu Ini

    BENGKALIS- Sekitar 800-an guru honorer di madrasah aliyah (MA) di Kabupaten Bengkalis harus lebih banyak bersabar. Pasalnya, dana tambahan penghasilan dari Pemerintah Kabupaten (Pe
  • Peringati Sumpah Pemuda, Ipemalis Jakarta Gelar Dialog Kepemudaan

    BENGKALIS -Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Bengkalis (Ipemalis) Jakarta akan menggelar dialog kepemudaan sempena memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2017, Sabtu (21/10/2017) malam in
  • Lagi, Pelajar di Bengkalis Go Internasional

    BENGKALIS - Weinton Verko Merupakan Siswa Kelas XII IPA-1 SMA Negeri 1 Bengkalis yang akan mengikuti seleksi Asia Youth Internasional Model United Nation (AYIMUN) 2017 di Kuala Lum
  • KOMENTAR