Jelang Pilkades Serentak, Komisi 1 DPRD Meranti Rapat Bersama PMD

Rabu, 28 Maret 2018 20:11
BAGIKAN:
MERANTI - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulaun Meranti mengadakan rapat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (27/3/2018) pukul 20.00 Wib.

Rapat membahas tentang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2018.

Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti Edi Mashudi, beserta Anggota Muzakir, Zubiarsyah, Marhisyam, sedangkan dari unsur Dinas PMD Meranti yakni Kadis Ikhwani, sekretaris Edi M Nur beserta staf.

Dalam rapat, Kadis PMD Meranti Drs Ikhwani menyampaikan terkait kesiapan dari segi pelaksanaan yang sudah siap, dan pelaksanaan tersebut menunggu nota dan perintah dari pimpinan.

Menyangkut anggaran, dirinya mengatakan sudah siap persiapan sekitar 50-70 jt perdesa. "Jika pelaksanaan dilakukan dalam Tahun ini maka kita akan melakukan perubahan Perbub sehubungan dengan perubahan jumlah desa," ujar Ikhwani.

Disamping itu, Marhisyam meminta terkait pelaksanaan pilkades serentak untuk tidak ditunda. "Karena tidak ada alasan yang mendesak Karena kalau ditunda maka bisa sampai tahun 2020 lama sekali masa Plt," katanya.

Menanggapi hal tersebut Kadis PMD Meranti Ikhwani menjelaskn bahwa kalau pun ada penundaan harus ada perubahan Perbub, pada prinsip nya sudah siap dengan pelaksanaan tersebut.

Hal lain juga dusampaikan Zubiarsyah selaku Anggota Komisi 1 menyarankan terkait isu yg simpang siur penundaan terkait pilkades tersebut Dinas PMD harus menjelaskan aturan hukum, jika ada penundaan apa ada ketentuan terkait penundaan tersebut.

Menanggapi hal tersebut Ihwani menjelaskan pihaknya sudah siap melakukan pelaksanaan pilkades serentak untuk saat ini blm ada perintah penundaan.

Lebih lanjut sekretaris Dinas PMD Edi M. Nur menjelaskan berdasarkan perda bahwa terkait pilkades serentak dilaksanakan 3 Kali tahapan dlm rentang waktu 6 tahun, mengenai waktu pelaksanaan diatur dlm Perbub ujar Edi M. Nur disesi akhir rapat Komisi I bersama Dinas PMD Kabupaten Kepulauan Meranti.(rls/merantione)
BAGIKAN:
KOMENTAR