Solidaritas Nelayan Bantan Tolak Jaring Batu di Bengkalis

Senin, 14 November 2016 17:30
BAGIKAN:
Hearing SNKB dengan DPRD Bengkalis
BENGKALIS - 11 orang perwakilan dari Solidaritas Nelayan Kecamatan Bantan (SNKB) Kabupaten Bengkalis, Senin (14/11/2016) melakukan hearing dengan DPRD Bengkalis, salah satu pernyataan sikap SNKB menolak beroperasinya jaring Batu di perairan Kabupaten Bengkalis.

" Kami menolak dengan tegas beroperasinya jaring kurau atau Batu diperairan Bengkalis khususnya disebelah Utara perairan bengkalis dari Tanjung jati sampai Tanjung Sekodi 12 mil kearah laut dan berpotensi merusak Sumber daya perikanan, " ujar Abu Samah salah seorang perwakilan.

Selain itu konflik nelayan tradisional di Kecamatan Bantan telah berlangsung  lama sejak tahun 1980 dan telah mengakibatkan penderitaan panjang bagi nelayan,  untuk itu perlu upaya dilakukan dalam penyelesaian konflik ini.

"Ada 6 pernyataan sikap yang kami buat, untuk itu Gubernur dan DPRD kita minta mengeluarkan kebijakan pelarangan jaring batu ini dan nelayan tradisional Bantan akan tetap melakukan pengawasan terhadap wilayah tangkap nelayan ini," ungkapnya lagi.

Sementara itu anggota DPRD Bengkalis Sofian mengatakan bahwa konflik antara nelayan tangkap rawai dari bantan dan jaring batu ini perlu segera diselesaikan dan ada solusinya, akan tetapi untuk penyelesaiannya harus ditingkat profinsi karena Dinas Kelautan dan Perikanan sudah di bubarkan.

" Salah satu solusinya dinas Perikanan harus membuat rumah ikan dan kita dari dewan nanti bersama perwakilan SNKB akan melakukan pertemuan dengan pihak propinsi agar persoalan ini ada solusi penyelesaiannya," ujarnya lagi.

Dalam hearing tersebut juga dihadiri dari perwakilan dinas Perikanan dan kelautan Bengkalis serta anggota dewan diantaranya Fakhrulnizam,  Emi Hasyim,  Zam-zami,  Sofian dan 11 perwakilan nelayan yang tergabung dalam SNKB dan Kades Muntai.(Gus)  
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Warga Tenayan Raya, Marpoyan Pekanbaru Tewas di Bengkalis Diserahkan ke Keluarga

    BENGKALIS -Warga Kelurahan Tenayan Raya, Kecamatan Marpoyan, Pekanbaru yang meninggal dunia di Warung Wanosobo Jalan Panglima Minal Desa Senggoro akhir diserahkan kepihak keluarga.
  • Ya Ampun... Ibu Digugat Anak Kandungnya Rp1,8 Miliar

    BENGKALISONE - Siti Rokayah, seorang ibu berusia 83 tahun warga Garut, Jawa Barat, digugat anak dan menantunya. Wanita renta yang memiliki 13 orang anak itu digugat Pengadilan Nege
  • Dewan Akan Panggil BKPP Bengkalis

    BENGKALIS- Hingga saat ini, belum dilaksanakannya Seleksi Terbuka atau Assessment jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis. Mendapa
  • Kapolsek Klarifikasi Isu Penculikan Anak di Pelabuhan Roro Bengkalis

    BENGKALIS -Kabar tentang adanya penculikan yang terjadi di Roro Air Putih Bengkalis cukup menggemparkan, hanya dalam hitungan jam isu ini ternyata membuat resah masyarakat.

  • KOMENTAR