Jelang Tahun Baru, Penjual Terompet Bermuncul di Bengkalis

Senin, 26 Desember 2016 12:58
BAGIKAN:
Penjual Terompet Syamsul

BENGKALIS -Pedagang terompet mulai bermunculan di kota Bengkalis jelang pergantian tahun baru masehi 2017 yang tinggal beberapa hari lagi.

Para pedagang memanfaatkan memontum pergantian tahun untuk meraup pundi rupiah. Hasilnya pun lumayan, sehari para pedagang bisa berpendapatan Rp 300 ribu.

Seperti dikemukan Syamsul, pedagang terompet yang berjualan di Jalan Jenderal Sudirman. Dia mengaku mulai mendagangkan terompet hasil karyanya itu sejak pertengahan Desember lalu.

"Alhamdulillah lah bang, kadang 1 hari dapatlah 300 ribu, itu karena terompetnya saya buat sendiri, "kata Syamsul, Senin (26/12).

Syamsul mengulaskan, terompet yang dijualnya beragam harga. Ada Rp 18 ribu dan ada Rp 10 ribu.

"Kalau terompet kepala naga ini 18 ribu, yang tabung 10 ribu. Kadang kalau ada yang minta kurang (harga) tetap kita kasi, "jelasnya.

Selain menjual terompet, Syamsul juga mengorder terompet karyanya ke pedagang terompet lainnya. (Gus)

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Warga Tenayan Raya, Marpoyan Pekanbaru Tewas di Bengkalis Diserahkan ke Keluarga

    BENGKALIS -Warga Kelurahan Tenayan Raya, Kecamatan Marpoyan, Pekanbaru yang meninggal dunia di Warung Wanosobo Jalan Panglima Minal Desa Senggoro akhir diserahkan kepihak keluarga.
  • Ya Ampun... Ibu Digugat Anak Kandungnya Rp1,8 Miliar

    BENGKALISONE - Siti Rokayah, seorang ibu berusia 83 tahun warga Garut, Jawa Barat, digugat anak dan menantunya. Wanita renta yang memiliki 13 orang anak itu digugat Pengadilan Nege
  • Dewan Akan Panggil BKPP Bengkalis

    BENGKALIS- Hingga saat ini, belum dilaksanakannya Seleksi Terbuka atau Assessment jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis. Mendapa
  • Kapolsek Klarifikasi Isu Penculikan Anak di Pelabuhan Roro Bengkalis

    BENGKALIS -Kabar tentang adanya penculikan yang terjadi di Roro Air Putih Bengkalis cukup menggemparkan, hanya dalam hitungan jam isu ini ternyata membuat resah masyarakat.

  • KOMENTAR