Aksi Damai Terjadi di Kabupaten Inhil, Berikut Ini Tuntutan Massa?

Selasa, 17 April 2018 21:59
BAGIKAN:

INHIL - Massa Aksi Damai untuk Menyuarakan Turunnya Harga Kelapa di Kab. Inhil bertempat di Halaman Gedung F, Eks SMA N 1 Tembilahan, Jl. Swarna Bumi Tembilahan, Kab. Inhil. Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) dan Seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa UNISI Tembilahan serta Ormas Gerakan Peduli Petani Kelapa Inhik (GPPKI),Ormas Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Ormas Bengkel Kreasi, Selasa (17/04/2018)

Massa Aksi melakukan Long march dari titik kumpul halaman Gedung F, Eks SMA N 1 Tembilahan, Jl. Swarna Bumi Tembilahan, Kab. Inhil, menuju Kantor Bupati Inhil, Jl. Akasia Tembilahan, Kab. Inhil dengan berjalan kakidan Sesampainya di halaman kantor Bupati Inhil, rombongan aksi damai menyampaikan Aspirasinya untuk Bertemu Pj. Bupati Inhil dan mendesak Pemerintah Kab. Inhil untuk dapat segera Menaikkan Harga Kelapa di Kab. Inhil, dalam hal ini Massa Aksi ditemui oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kab. Inhil, Sdra. Drs. H. AFRIZAL, MP, namun massa aksi tidak mau menerimanya.

Dikarenakan PJ. Bupati Inhil tidak kunjung datang dan Massa Aksi tidak puas dan tidak percaya bahwa Pj. Bupati Inhil tidak berada di tempat, sehingga 6 (enam) orang Perwakilan Aksi Damai diberikan izin untuk Masuk kedalam Kantor Bupati dan memastikan ada tidaknya Pj. Bupati Inhil di Tempat. Setelah Perwakilan Massa Aksi memastikan bahwa PJ. Bupati Inhil tidak berada di tempat, kemudian Massa Aksi meluapkan kekecewaannya dengan Melakukan Pembakaran Ban di Halaman Kantor Bupati Inhil dan mengancam akan kembali melakukan Aksi Damai dengan Massa yang lebih besar.

Massa Aksi meninggalkan Kantor Bupati dan kembali ke titik kumpul Halaman Gedung F, Eks SMA N 1 Tembilahan, Jl. Swarna Bumi Tembilahan, Kab. Inhil dan selanjutnya Massa Aksi membubarkan diri dengan Damai.

Selama Kegiatan berlangsung Situasi Terdapat dalam Keadaan Aman dan Tertib.[tnr/b1]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Menhan Ingin Cetak 100 Juta Kader Bela Negara Melalui Pramuka

    JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menargetkan, institusinya bisa mencetak 100 juta kader Bela Negara di tahun 2019 mendatang. Untuk bisa mencapa

  • Syahrial Tinggalkan Jabatannya?.. Komisi II DPRD Bengkalis Tanpa Nakhoda

    BENGKALIS - Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis tanpa nakhoda sejak ditinggal oleh ketuanya. Dialah, Syahrial Basri ST, menjabat sebagai Ketua Komisi II (Bida

  • Mantan Pj Kades Batang Duku Resmi Ditahan

    BENGKALIS - Sejak tanggal 21 Agustus 2017 silam ditetapkan sebagai tersangka, Herli (H), mantan Penjabat Kepala Desa (Pj. Kades) Batang Duku, Kecamatan Bukit

  • Pekan Depan Komisi IV Panggil TAPD. Sofyan: Rasionalisasi Anggaran Harus Melihat Skala Prioritas

    BENGKALIS - Kendatipun belum ada koordinasi atau informasi resmi berupa surat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terkait Defisit Anggaran pada APBD

  • KOMENTAR