• Home
  • Hukum & Kriminal
  • Ancam Polisi Pakai Badik saat Ditangkap, Pelaku Curas Roboh dengan Peluru Nempel di Dadanya

Ancam Polisi Pakai Badik saat Ditangkap, Pelaku Curas Roboh dengan Peluru Nempel di Dadanya

Kamis, 04 Januari 2018 21:07
BAGIKAN:
Tersangka AR saat mendapat perawatan di rumah sakit

ROHIL - Tersangka pencurian dan pemerasan, AR alias Afik (28), warga Kep. Melayu Besar, Kecamatan TPTM, Kabupaten Rokan Hilir terpaksa ditembak, karena tak mengindahkan tembakan peringatan petugas Kepolisian.

Tersangka nekat mengancam Polisi dengan sebilah badik saat ditangkap. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kepolisian, tindak pidana itu dilakukan tersangka AR saat mendatangi korban dan saksi yang sedang duduk di pinggir Jalan Datuk Sanggo Rt. 04, Rw. 01, Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rohil.

Tersangka mengacungkan sebilah pisau yang panjangnya sekitar 50 sentimeter dan menyuruh korban membuka cincinnya, kemudian mengeluarkan isi kantongnya berisi uang Rp1 juta yang masih terbungkus dalam amplop. Begitu mendapat barang hasil pemerasan tersebut, tersangka langsung pergi.

Setelah kejadian itu, korban NF (24), warga Desa Melayu TP Tanjung Melawan melapor ke Polsek TP Tanjung Melawan dengan laporan Polisi Nomor : LP /01/ I/ 2018/ Riau / Res Rohil/ Sektor TP. Tanjung Melawan pada 01 Januari 2018.

Polisi menerima informasi keberadaan tersangka AR, Selasa 2 Januari 2018 sekira pukul 13.45 WIB. Saat itu, tersangka sedang duduk di atas sepeda motor di Simpang Darat, Jalan Jenderal sudirman, Kecamatan TPTM.

Atas informasi tersebut, Polisi mendatangi lokasi keberadaan pelaku untuk melakukan penangkapan.

Sesampainya di lokasi, Polisi menyuruh tersangka untuk turun dari sepeda motor dan menyerahkan diri, namun tersangka justru mengeluarkan pisau jenis Badik dari balik celana bagian belakang dan mengacungkannya sambil mengejar ke arah Polisi.

Sesaat akan mengejar, petugas Kepolisian mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 2 kali untuk mengehentikan tersangka, namun tak dihiraukan dan tetap mengejar polisi yang sedang menjalankan tugas sambil mengacungkan pisau/badik.

Melihat situasi tersebut, tim dari Polsek TPTM langsung mengambil tindakan tegas dengan menembak 1 kali ke arah dada tersangka AR.

Setelah ditembak, tersangka masih berlari ke arah rumahnya di Jalan Datuk Sanggo, Kecamatan TPTM. Saat anggota polsek mendatangi rumahnya, tersangka sudah dibawa pihak keluarga ke Puskesmas TPTM menggunakan sepeda motor.

Selanjutnya, Polisi melaporkan kejadian tersebut ke Kapolsek, sehingga tersangka dibawa dan dirujuk ke Rumah Sakit Regita.

Dari hasil koordinasi dengan dokter rumah sakit dan hasil rontgen, tersangka mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kiri menembus rusuk di bawah ketiak sebelah kanan dan lengan sebelah kanan, namun kondisi pelaku tetap sadar dan stabil.

Untuk penanganan yang lebih intensif hasil koordinasi antara Kapolsek, orang tua pelaku dengan dokter disarankan agar tersangka dirujuk ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan pengobatan dan perawatan lebih lanjut.

Saat ini, pelaku sedang dalam perawatan di RS Bhayangkara Pekanbaru dan pelaku masih dalam kondisi sadar dan stabil.

Kapolres Rohil, AKBP Sigit Adiwuryanto, SIK melalui Kasubag Humas, Aiptu Cherri Yusran mengatakan, yang bersangkutan adalah residivis atas perkara penganiaayaan dan baru ke luar dari Lapas Bagansiapiapi 3 bulan yang lalu. "Saat ini barang bukti dan tersangka sudah berhasil diamankan," tutupnya. [poc]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Resmi Dilantik, Ini Pesan Bupati Bengkalis Kepada Alfisnardo

    BENGKALIS - Bupati Bengkalis, Amril Mukmini memberikan ucapan selamat kepada Ketua dan Pengurus PWI Kabupaten Bengkalis priode 2018-2021 yang baru dilantik.

  • Ketum PWI Pusat: Diera Digital, Wartawan Dituntut Propesional

    BENGKALIS - Ketum Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Defari menegaskan bahwa diera digital saat ini, tugas dan fungsi wartawan sangat besa

  • Terhenyak, 3 Pengedar Sabu 55 Kg Dituntut Hukuman Mati

    BENGKALIS - Juliar (23 tahun), Andi Saputra (27), dan Dedi Purwanto (25), terhenyak dengan mata berkaca-kaca duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Bengk

  • APK Membandel, Siap-siap Disisir Bawaslu

    PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau saat ini sedang menginventarisir jumlah Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga melanggar aturan di provinsi Riau.

  • KOMENTAR