Apes, Warga Meranti Diringkus Karena Aniaya Pacar

Selasa, 05 September 2017 14:34
BAGIKAN:
Ilustrasi
MERANTI -Warga Jalan Tanah Lot Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terpaksa harus diamankan pihak kepolisian atas dugaan tindak pidana penganiayaan.

Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 351 Ayat (1) KUHP, yang terjadi pada Selasa (29/8/2017) sekitar pukul 23.00 WIB. Kemudian dilakukan pengamanan terhadap pelaku pada Jumat (1/9/2017).

Kejadian berawal pada Selasa (29/8/2017) sekitar pukul 22.00 WIB, di Hotel AKA MERANTI, NV(28) yang merupakan korban bersama dengan temannya bernama Vega sedang menemani 3 orang tamu menyanyi di room karaoke Jerman.

Kemudian sekira pukul 23.00 WIB, disaat sedang karaoke tiba-tiba datang seorang laki-laki yang diduga pacar korban bernama Sk ikut masuk ke ruangan tersebut dan ikut duduk bersama.

Ketika korban sedang karaoke atau bernyanyi, tiba-tiba pelaku melemparkan minuman kaleng ke arah korban dan langsung meninju dan memukuli wajah korban menggunakan minuman kaleng.

Akibat pukulan tersebut korban mengalami luka lebam di bagian mata sebelah kanan, kening serta lebam pada bibir dan lengan, dan selanjutnya pelaku langsung membalikkan meja dan memecahkan gelas yang ada diatas meja didalam ruangan tersebut, setelah itu pelaku langsung melarikan diri. atas peristiwa tersebut korban melaporkan ke Polsek Tebing Tinggi.

Kemudian, pada Jumat (1/9/2017) sekitar pukul 04.00 WIB, Polisi menangkap pelaku setelah sebelumnya mendapat informasi tentang keberadaan tersangka sedang berada Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tebing Tinggi.

Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tebing Tinggi Iptu Darmanto, SH bersama anggota langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka dimana ketika dilakukan penangkapan dan penggeledahan badan terhadap tersangka ternyata tersangka memiliki senjata tajam dan petugas langsung mengamankan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau komando warna hitam yang diselipkan dipinggang sebelah kiri dan ketika dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan pelawanan berarti, selanjutnya tersangka langsung di bawa ke mako Polsek Tebing Tinggi.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIk, melalui Kapolsek Tebingtinggi AKP Syafril SH, membenarkan adanya pengamanan tersebut.

"Saat ini tersangka sudah diamankan dan dijerat dengan pasal 351 KUHP Tentang Penganiayaan dan UU Darurat no 12 Tahun 1951 Tentang Senjata Tajam dengan ancaman penjara diatas 5 Tahun," ungkapnya. (red/rgc)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Korem 031/WB Cek Fisik dan Administrasi Kendaraan Dinas

    PEKANBARU - Sebagai salah satu langkah penertiban dalam berlalu lintas, Rabu, (15/08/2018), Korem 031/WB melaksanakan pemeriksaan kelengkapan kendaraan dinas

  • MenPAN-RB Mundur, Begini Nasib Penerimaan PNS Baru

    JAKARTA - Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Mudzakir mengatakan, mundurnya

  • Wakapolri Komjen Syafruddin Akan Jadi Menpan-RB

    JAKARTA - Wakapolri Komjen Syafruddin ditunjuk Presiden Joko Widodo menggantikan Asman Abnur. Asman mundur usai PAN memilih menjadi oposisi dengan mendukung

  • MK Putuskan Sprindik Baru Bisa Terbit Setelah Praperadilan

    JAKARTA - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) memastikan bahwa Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru tetap bisa diterbitkan oleh lembaga penegak hukum usai

  • KOMENTAR