Bandar Narkoba Bengkalis Eri Jack Dituntut Mati

Kamis, 16 November 2017 11:30
BAGIKAN:
Sidang
BENGKALIS -Terdakwa Heri Kusnadi alias Eri Jack terduga bandar narkoba jenis sabu 40 kilogram dan ribuan pil ekstasi dituntut mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis (16/11/2017).

Tuntutan Eri Jack dibacakan JPU pada sidang di Pengadilan Negeri Bengkalis dengan agenda pembacaan tuntutan.

JPU Robi Harianto dan Andy Sunartejo membacakan tuntunan warga Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Bengkalis itu.

Sidang dipimpin majelis hakim Sutarno, hakim anggota Wimmi D. Simarmata, dan Aulia Fhatma Widhola.

JPU berpendapat terdakwa terbukti bersalah. Dia dijerat pasal Pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika, dan Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

Sabu 40 Kg dan ratusan ribu pil ekstasi disita dari dua kurir Zulfadhli dan Aldo bersumber dari Bengkalis atas perintah terdakwa Eri Jack. Selain itu Eri Jack juga dituntut bersalah memiliki barang bukti sabu sesuai dengan barang bukti 11 gram ditemukan di rumahnya.

"Dengan ini menuntut terdakwa dengan hukuman mati, "ucap JPU Robi Harianto.

Terdakwa Eri Jack terlihat pasrah mendengar tuntutan dan berkomunikasi dengan penasehat hukum Windrayanto.

Setelah berkomunikasi, penasehat hukum mengajukan pembelaan atau pledoi dengan waktu minimal 2 minggu.

Sidang dijaga ketat pihak Kepolisian Polres Bengkalis. Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni SIK terlihat langsung memantau sidang. Sidang akan kembali dilanjutkan, Kamis 23 november 2017.(Gus)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Tidak Dapat Dukungan PDIP, Pasangan Harris-Yopi Sebut Sudah Siapkan Strategi Menuju Riau 1

    PEKANBARU - Meskipun sejak awal, dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah diklaim oleh pasangan calon gubernur HM Harris dan Yopi Ari

  • Setelah Diusung PDIP, Warganet Ramai-ramai Pastikan tak Pilih Andi Rachman di Pilgubri 2018

    PEKANBARU - Usai memperoleh Surat Rekomendasi yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Gubernur Riau petahana ju

  • Gibran Jokowi 'Anak Presiden Zaman Now' saat Kena Delay dan Kehujanan

    JATIM - Menjadi anak seorang presiden, mungkin menjadi impian banyak orang. Sebab, tak jarang putra orang nomor satu di suatu negara mendapatkan banyak fasil

  • IDAI: Kasus KLB Difteri Indonesia Terbesar di Dunia

    JAKARTA - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), DR. Dr. Aman Pulungan, Sp.A(K), mengatakan bahwa kasus kejadian luar biasa difteri (KLB)

  • KOMENTAR