• Home
  • Hukum & Kriminal
  • Diduga Bobol Rumah Walet, Seorang Pria di Meranti Ditangkap Polisi, 1 Temannya Kabur

Diduga Bobol Rumah Walet, Seorang Pria di Meranti Ditangkap Polisi, 1 Temannya Kabur

Jumat, 20 April 2018 14:59
BAGIKAN:
MERANTI - Sf alias S terpaksa diamankan polisi, lantaran diduga membobol sarang burung walet yang berada di Jalan Poros Alai - Mengkikip RT 05 RW 03 Dusun Sidoharjo, Desa Kundur, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti. Kamis (19/4/2018).

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP. La Ode Proyek SH, melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat, Ipda Bonardo Purba, dalam press rilis yang diterima MerantiOne (PesisirOne Grup), Jumat (20/4) siang, menjelaskan, kronologis kejadian pada Kamis 19 April 2018 sekitar pukul 02.00 Wib.

Waktu itu, jelas Ipda Bonardo, saksi I melakukan pengecekan seputaran sarang burung walet milik Kok Liong alias Aliong yang bertempat di Jalan Poros Alai- Mengkikip RT 05 RW 03 Dusun Sidoharjo, Desa Kundur, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.

Kemudian, saksi melihat sebatang kayu melintang dari lantai dua rumah burung walet tersebut serta papan bagian atas sarang burung walet terbuka karena dipotong. Saksi pun sadar jika telah terjadi pencurian, lalu membuang kayu yang digunakan pelaku.

Melihat hal tersebut, salah seorang pelaku yang berada didalam rumah burung meminta tolong kepada saksi I karena aksinya diketahui dan mengatakan jika istrinya sedang hamil. Oleh saksi I, lalu menyuruh pelaku untuk turun dan menjatuhkan senter.

Karena tidak direspon, pelaku berteriak kepada temannya berinisial A (DPO) yang berada di semak belukar sekitar TKP dan berkata "Tembak aja lae". Mendengar perkataan tersebut, saksi I merasa takut dan meninggalkan TKP guna mencari bantuan warga Desa Kundur.

Selanjutnya, pelaku keluar dari dalam rumah burung menggunakan tali dan melarikan diri menuju jalan Alai - Mengkikip menggunakan sepeda motor dengan membawa hasil curian sarang burung walet.

Salah seorang warga, lalu menghubungi pihak kepolisian Sektor Tebingtinggi Barat. Selanjutnya sekitar pukul 06.50 Wib, warga dan pihak kepolisian berhasil menemukan 1 (satu) orang yang diduga pelaku pencurian.

Atas kejadian tersebut, sebut Ipda Bonardo, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp. 6.000.000,- (enam juta Rupiah). Selanjutnya melaporkan ke pihak berwajib (polisi) guna penyelidikan lebih lanjut.

"Tersangka berikut barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut," ungkap Ipda Bonardo.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi, berupa:
- Sarang burung walet lebih kurang 1/2 kg.
- 1 buah gergaji kayu.
- 1 buah gunting pemotong besi.
- 1 buah senter kepala.
- 1 buah topi.
- 1 buah tas sandang warna hitam.
- 1 utas tali nilon warna biru, panjang 9 M.
- 1 ikat tali dari bahan benen.
- 1 batang kayu ukuran kecil, pada ujung kayu terikat pisau.
- 1 unit SP honda vario warna merah les silver, biru BM 2667 EO. (nur)
BAGIKAN:
KOMENTAR