Diduga Nyambi Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga Ini Diamankan Polisi

Senin, 23 Juli 2018 13:43
BAGIKAN:

BENGKALISONE - Seorang wanita berusia 35 tahun berinisial NV, warga Dusun Harapan Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam,‎ Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditangkap polisi setempat.

Ibu rumah tangga (IRT) ini ditangkap anggota Polsek Bonai Darussalam karena diduga nyambi edarkan‎Narkoba jenis sabu di daerah tempat tinggalnya.

NV diciduk berawal informasi masyarakat diterima Polsek Bonai Darussalam, bahwa ada seorang wanita sering transaksi jual beli Narkoba di Dusun Harapan Desa Sontang.

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua S.Ik, M.Si, melalui Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi SH,‎ mengatakan informasi masyarakat bahwa NV biasa menyimpan paket sabu dalam gendongan bayi saat transaksi.

Wanita diduga pengedar‎Narkoba ditangkap pada Jumat (20/7/2018).

BACA JUGA: 9 Bulan Usai Bebas Bersyarat, Oknum Satpol PP Pelalawan Nyabu Lagi

Pasca menerima informasi informasi masyarakat, Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza selanjutnya mengumpulkan sejumlah anggota, melakukan penyelidikan.

Melalui operasi dipimpin Kapolsek Bonai Darussalam bersama anggota, Sabtu pagi (21/7/2018‎) sekira pukul 09.00 WIB, polisi melihat NV tengah menggendong bayinya.

BACA JUGA: Ujung Pelarian Pelaku Penganiaya Pacar, Polisi Tangkap Aan di Kabupaten Meranti

Karena curiga dengan gerak gerik NV, polisi selanjutnya menggeledah gendongan bayi yang dipakai wanita tersebut.

Saat penggeledahan, polisi temukan pipet kecil warna bening di dalam gendongan. Selanjutnya, disaksikan Kades Sontang Zulfahrianto SE, anggota Polsek Bonai Darussalam menggeledah seisi rumah NV.‎

Hasil penggeledahan,‎ polisi menyita 1 bong, 1 kaca pirex, 1 pipet warna bening, dan 1 mancis.

"Di bawah kamar mandi ditemukan 12 paket kecil dan satu paket besar diduga narkotika golongan satu jenis‎ sabu," ungkap Iptu Riza,‎ Ahad (22/7/2018).

NV selanjutnya dibawa dan diamankan ke Mapolsek Bonai Darussalam untuk penyidikan lebih lanjut‎.

“Pelaku terancam dijerat Pasal 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkas Iptu Riza.[tnr]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kasat Polair Bengkalis Sebut 7 Korban KLM Alisa Indah Terbakar Kondisi Selamat

    BENGKALIS - Tujuh awak kapal KLM Alisa Indah GT 136 yang terbakar, Jumat, 15 Februari 2019 sekitar 13.30 WIB siang di perarian bengkalis kini telah diamankan

  • KLM Alisa Indah GT 136 Terbakar Di Perairan Bengkalis

    BENGKALIS - Kecekakaan kapal kembali terjadi peraian Bengkalis, Jumat (15/2) siang. KLM Alisa Indah GT 136 terbakar sekira pukul 13.30 WIB.

  • Kejari Bengkalis tetapkan 4 Tersangka Korupsi UED-SP

    BENGKALIS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bengkalis telah menerima pelimpahan semua berkas empat tersangka dalam kasus Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam

  • Beginilah Cerita Ali, Nelayan Bengkalis Temukan Warga Myanmar Hanyut Di laut

    BENGKALIS - Nelayan Desa Kuala Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau menyelamatkan seorang warga Negara Asing (WNA) yang ditemukan di tengah l

  • KOMENTAR