• Home
  • Hukum & Kriminal
  • Ditetapkan Tersangka KMP Tasik Gemilang, Ini Tanggapan Mantan Kadishub Bengkalis

Ditetapkan Tersangka KMP Tasik Gemilang, Ini Tanggapan Mantan Kadishub Bengkalis

Jumat, 28 Desember 2018 14:46
BAGIKAN:

BENGKALIS - Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bengkalis, JA mengaku menghormati proses hukum yang telah menetapkan dirinya sebagai tersangka terkait kasus KMP Tasik Gemilang, baru baru ini.

JA berdalih bahwa sangkaan yang ditujukan kepadanya itu tidak benar. Alasanya, dalam kasus KMP TAsik Gemilang tersebut merupakan tunggakan oleh rekanan yang harus dibayar.

"Yang disangkakan kepada saya kan penyelewengan, Saya menilai tidak ada penyelewengan yang ada itu adalah tunggakan. Namun demikian saya menghormati proses hukum ini dan saya sangat kooperaktif menjalaninya. Inikan baru sangkaan, dan bagaimanapun saya tetap akan melakukan pembelaan diri," kata JA dikomfirmasi, Kamis 27 Desember 2018 via phone.

Pun demikian, JA menambahkan permasalahan tunggakan tersebut sudah diatur dalam kontrak kerjasama dua belah pihak (pemkab dan rekanan). Dan dibunyikan bila terjadi perselisihan harus diselesaikan dua belah pihak dengan cara musyawarah.

"Inikan permasalahan tunggakan saja, permaslahan wanprestasi saja. Didalam kontrak juga diatur apabila terjadi perselisihan harus diselesaikan dua belah pihak dengan cara musyawarah. Jika tidak bisa diselesaikan secara musyawarah, barulah diselesaikan secara perdata," terangnya.

Didalam kontrak kerjasama itu juga dijelaskan bahwa apabila ada kerusakan saat pengoperasian KMP TAsik Gemilang di bawah kisaran RP 50 juta maka biaya ditanggung oleh pihak kontraktor. Selanjutnya, bila kerusakan melebihi maka ditanggung bersama.

"Saya katakan, selama ini pemerintah belum mengeluarkan uang sedikitpun untuk biaya kerusakan kapal tersebut. Menurut saya, rekanan punya iktikat baik, selagi bisa ditanganinya tetap ditanganinya sendiri tanpa menggunakan biaya pemerintah," kata JA semberi menambahkan bahwa tidaka ada unsur kesengajaan. Apalagi, sejak awal kapal sejak mengalami kerusakan san sambil berjalan diperbaiki juga.

"Itupun oleh kontraktor merupakan tunggakan berjalan, yang diakui hutang dan akan dibayarnya," tutup JA..[boc]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Nyambi Jual Sabu, ASN Bengkalis Dicokok Polisi

    BENGKALIS - Lagi, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Riau yang nyambi menjual narkotika jenis sabu ditangkap P

  • Tokoh Masyarakat Duri Ajak Masyarakat Percayakan Soal Pilpres ke MK

    DURI - Tokoh masyarakat Duri Dr Syafni Anen mengajak masyarakat Duri untuk mempercayakan permasalahan hasil Pilpres 2019 kepada hakim Mahkamah Konstitusi.

  • Sengketa Pilpres di MK, Tokoh Masyarakat Serukan Menjaga Kabupaten Bengkalis Tetap Kondusif

    BENGKALIS - Sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Bengkalis angkat bicara terkait sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

  • Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Menolak Kerusuhan Saat Sidang MK

    BENGKALIS- Ketua Majlis Ulama Kabupaten Bengkalis, H Amrizal S.Ag menolak dengan tegas kerusuhan yang anarkis saat akan dan sesudahnya sidang sengketa Pilpre

  • KOMENTAR