Diuber Massa, Pelaku Penipuan Nekat Terjun ke Sungai Kampar

Minggu, 14 Januari 2018 09:14
BAGIKAN:

KAMPAR - Seorang Pria yang diduga Pelaku penipuan nekad lompat dari jembatan Danau Bingkuang ke sungai Kampar dan tenggelam karena diduga tak bisa berenang setelah lari dari kejaran warga dan pihak kepolisian, Sabtu siang (13/1/2018).

Saat ini telah dilakukan pencarian oleh BPBD, Basarnas, anggota Polsek Tambang dan warga sekitar di sepanjang aliran sungai Kampar.

Pelarian berawal dari terbongkarnya modus penipuan yang diperankan oleh pelaku beberapa hari belakangan ini, kamis 11 januari 2018 pelaku datang kerumah Isaf sala seorang toke sawit di Desa Siabu untuk meminjam uang, pelaku mengaku memiliki kebun sawit lebih kurang 40 Ha yang berada di daerah payung Desa Siabu.karena mengaku memiliki kebun kelapa sawit sdr. Isaf meminjamkan pelaku uang sebesar Rp.3.800.000,

Berhasil mendapatkan pinjaman,dihari yang sama pelaku juga mendatangi sdr. Anto dengan tujuan yang sama, namun saudara Anto tidak berada dirumah. Kemudian pelaku mendatangi toke lainya yaitu Regar untuk modus yang sama, namun Regar tidak memberikan pinjaman kepada pelaku.

Karena penasaran toke sawit yang bernama Isaf mencari tahu siapa pelaku yang telah meminjam uang kepadanya, diketahui bahwa pelaku tidak memiliki lahan kebun sawit di Desa Siabu seperti ceritnya. Kemudian Warga dan toke sawit di Desa Siabu sepakat untuk memancing pelaku penipuan untuk datang ke toke sawit yang bernama Anto.

Dengan menggunakan kendaraan mobil jenis Avanza warna putih, pada hari Sabtu (13/1/2018 sekitar pukul 9.00 wib seorang laki-laki yang diduga pelaku datang ketempat Anto, disaat pelaku penipuan itu ingin menjumpai sdr.Anto ia terkejut melihat Isaf toke tempatnya meminjam uang(pertama) ada disana,kemudian pelaku melarikan diri dan langsung dikejar oleh masyarakat Desa Siabu.

Kanit Intelkam Polsek Bangkinangh Kota mendapat telpon dari Serma Nasir (anggota Kodim 0313 Kpr) bahwa di Simpang batu belah Kec Kampar ada mobil di Kejar oleh Masyarakat dari arah Jl Lingkar menuju ke Desa Batu Belah, mobil tersebut jenis Toyota Avanza warna putih dengan kondisi salah satu Ban Mobil kempes dan pengemudi tersebut diduga pelaku tindak pidana karena yg melakukan pengejaran adalah masyarakat, selanjutnya Kapolsek Bangkinang Kota bersama dengan Anggota melakukan pengejaran arah ke batu belah dan menghubungi Polsek Kampar untuk melakukan penghadangan mobil tersebut namun ternyata mobil tersebut sudah melewati Polsek Kampar.

Kemudian Kapolsek Kampar dan anggota melakukan pengejaran arah ke tambang dan sekira pkl 10.00 Wib Kapolsek Tambang mendapat tlp dari Kapolsek Kampar bahwasanya ada mobil yg diduga tabrak lari dari Bangkinang menuju ke wilayah hukum Polsek Tambang,mendapat informasi tersebut Kapolsek Tambang beserta anggota langsung melakukan penghadangan di depan mako Polsek Tambang, namun sebelum sampai di depan mako Polsek Tambang Kbm tersebut balik arah menuju Bangkinang sehingga dilakukan pengejaran oleh Kapolsek Tambang beserta anggota dan Masyarakat kemudian sesampainya di Desa Pulau tinggi Kec.Rumbio Jaya Kbm Avanza tsb berputar balik arah kembali ke Kecamatan Tambang.[dk/rs]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto Pimpin Sertijab Kapolsek Bantan

    BENGKALIS - Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K, MH Memimpin Upacara serah terima jabatan Kapolsek Bantan Polres Bengkalis yang sebelumnya di jabat oleh AKP Yuherm

  • Temuan Bayi Gegerkan Warga Siak Kecil

    SIAK KECIL - Senin, 15 Oktober 2018 malam kemarin sekitar pukul 19.30 WIB, warga di Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis dihebohkan dengan temuan bayi p

  • Ratna Sarumpaet Minta Maaf, Polri Tetap Lanjutkan Penyelidikan Kasus Hoaks

    JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menyatakan, pengakuan Ratna Sarumpaet yang berbohong soal penganiayaan terhadapnya tidak

  • Menteri Susi: Kalau Tak Mau Makan Ikan, Saya Tenggelamkan

    PEKANBARU - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti makan lima ton berbagai olahan masakan ikan dengan ribuan santri dan wali santri di Pondok Pesant

  • KOMENTAR