Gagal Dihibah, BC Bengkalis Musnahkan 15 Ton Bawang Merah

Senin, 09 Januari 2017 15:22
BAGIKAN:
Gagal Dihibahkan, BC Bengkalis Musnahkan 15 Ton Bawang Merah
BENGKALIS -Kantor Bea Cukai Tipe Pratama Bengkalis, Senin (9/1/2017) pagi, memusnahkan 1.500 kampit (karung) bawang merah illegal.

Bawang tersebut merupakan tangkapan Patroli Bea Cukai Tanjung Balai Karimun dan Pos Angkatan Laut Bengkalis tahun 2016 lalu.

Seyogyanya, 15 ton bawang merah illegal itu akan dihibahkan ke Pemkab Bengkalis, karena tidak tanggapi, Bea Cukai memusnahkannya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Penindakan (Kasi P2) Bea Cukai Bengkalis, Endrico kepada wartawan usai pemusnahaan mengatakan, bawang merah tersebut merupakan hasil tangkapan Kapal Patroli Bea Cukai Tanjung Balai Karimun pada 5 Desember 2016 lalu dan Pos Angkatan Laut Bengkalis ada bulan yang sama.

Menurut Endrico, perbuatan para penyelundup ini sangat merugikan petani bawang indonesia. Sebab, harga bawang petani murah karena masuknya bawang illegal.

Selain itu, bawang merah illegal ini membawa hama yang mengancam tanaman di Indonesia.(Gus)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Bupati Bengkalis Ingatkan ASN Tak Tambah Libur Lebaran

    BENGKALIS -Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengingatkan ASN Pemerintah Bengkalis tidak menambah libur lebaran Idul Fitri 1438 H. Tanggal 3 Juli mendatang, seluruh ASN wajib kembali
  • Kondisi Kamtibmas Bengkalis Kondusif

    BENGKALIS -Memasuki lebaran Idul Fitri ke 4, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kabupaten Bengkalis kondusif.

    Hal itu diutarakan Kapolres Bengkalis AK
  • Lonjakan Penumpang, Kapal Penyeberangan Beroperasi Hingga Jam 2 Malam

    BENGKALIS - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis Jaafar Arief membenarkan adanya lonjakan penyeberangan yang terjadi sejak hari kedua lebaran. Lonjakan terjadi di kedua pel
  • Antrian Penyeberangan di Bengkalis Mengular

    BENGKALIS - Seperti tahun sebelumnya, antrian panjang penyeberangan pelabuhan Roro Bengkalis kembali terjadi. Hingga hari keempat lebaran Idul Fitri Antrian panjang kembali terja
  • KOMENTAR