Soal Dugaan KMP Tasik Gemilang

Jaksa Persilahkan Pengacara YA Alias Edi Buktikan Di Pengadilan

Selasa, 01 Januari 2019 20:56
BAGIKAN:
BENGKALISONE

BENGKALIS - Statemen kuasa hukum YA alias Edi dalam kasus tindak pidana korupsi KMP Tasik Gemilang mendapat tanggapan dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bengkalis.

Pernyataan itu menyebut kasus kliennya murni perdata. Namun Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bengkalis, Heru Winoto SH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Agung Irawan SH dengan tegas mengatakan dan mempersilahkan PH Tersangka YA alias Edi membuktikannya di pengadilan.

Pun demikian, Agung lagi lagi menegaskan bahwa setiap tindak pidana korupsi selain suap, gratifikasi khusunya terkait pelaksanaan proyek pasti didasari oleh perjanjian.

"Artinya, bukan hal yang baru, rata rata tersangka selalu menggunakan gugatan sebagai alibi. Kita buktikan saja di pengadilan, " Tegas Agung Senin, 31 Desember 2018 via WhatsApp.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menetapkan dua tersangka dalam kasus tindak pidana Korupsi Kapal Motor Penumpang (KMP) Tasik Gemilang, Rabu 26 Desember 2018.

Kedua tersangka diantaranya mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bengkalis JA dan rekanan yang melaksanakan kegiatan operasional KMP Tasik Gemilang YA alias Edi.

Pun demikian, penetapan terhadap kedua tersangka setelah pihak BPK-P menyampaikan audit operasional KMP Tasik Gemilang ke Kejari Bengkalis sejak tahun 2012-2015. Sedangkan tahun 2016-2018 masih dilakukan audit pihak BPK-P.

Tulisan ini telah terbit di RIAUONLINE.CO.ID dengan judul: Benarkah Korupsi Tasik Gemilang Murni Perdata? ini Tanggapan Kejari Bengkalis

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Ulahnya Menghina Agama Islam di Fb, Gaek Di Mandau Ini Dicokok Polisi

    BENGKALIS - Laki paruh baya SP (57) tidak akan lagi bisa menghirup kebebasan dikarenakan akan menghabiskan sisa hidupnya di jeruji besi. Pasalnya, karena ula

  • Terdakwa Sabu 10 Kg Divonis Seumur Hidup, JPU Bengkalis Lakukan Kasasi

    BENGKALIS - Terdakwa Kasus Sabu 10 Kg, RF (38) divonis seumur hidup setelah melakukan banding di Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru. Sedangkan rekannya Mh (38)

  • Dinamai 'Danish', Bayi Dalam Kardus Sudah Punya Orang Tua Asuh

    BENGKALIS  - Masih membekas diingatan kita,  bayi dalam kardus berjenis kelamin laki-laki diduga dibuang oleh orang tuanya, Sabtu 3 Nopember 2018 l

  • Usai Divonis Mati, 3 Pengedar 55 Kg Sabu Lakukan Banding

    BENGKALIS -  Ketiga terdakwa kasus 55 Kg sabu dan ribuan pil extasy mengajukan banding atas vonis mati yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis,

  • KOMENTAR