• Home
  • Hukum & Kriminal
  • KPK Lanjutkan Pemeriksaan Bupati Amril, 4 Saksi Diperiksa Terkait Temuan Uang Rp1,9 M

KPK Lanjutkan Pemeriksaan Bupati Amril, 4 Saksi Diperiksa Terkait Temuan Uang Rp1,9 M

Kamis, 07 Juni 2018 19:44
BAGIKAN:
Penyidik KPK mengonfirmasi dugaan aliran dana dari sejumlah perusahaan terkait sejumlah proyek di Bengkalis.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap Bupati Bengkalis, Amril Mukminin. Setelah Jumat pekan lalu ditangkap, KPK melakukan pemeriksaan atas empat saksi soal temuan uang Bupati Bengkalis.

Febri Diansyah, Juru Bicara KPK menjelaskan hari ini adalah pemeriksaan lanjutan dari kegiatan tim minggu ini di Riau atas pemeriksaan terhadap empat saksi. Termasuk Bupati Bengkalis di Mako Brimob, Pekanbaru. Meski begitu, status Bupati Bengkalis belum dijadikan tersangka oleh KPK hingga saat ini.  

Penggeledahan kediaman bupati Bengkalis pada pekan lalu terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau tahun 2013-2015. Terhadap Bupati, Penyidik KPK mengonfirmasi dugaan aliran dana dari sejumlah perusahaan terkait sejumlah proyek di Bengkalis.

BERITA TERKAIT

Usut Aliran Suap Rp 1,9 Miliar, KPK Periksa Bupati Amril Mukminin

KPK Tegaskan Status Amril Mukminin Sebagai Saksi

Usai Digeledah Oleh KPK, Diduga Bupati Amril 'Boyong' Keluarga?

Bupati Amril Enggan Berkomentar Terkait Penggeledahan Oleh KPK

Hasil Penggeledahan KPK Sita Rp 1,9 Miliar dari Rumdin Bupati Amril

KPK 'Geledah' Rumdin Bupati Amril Mukminin?

Saat penggeledahan, penyidik KPK menemukan uang sejumlah Rp 1,9 miliar yang diduga terkait kasus proyek jalan di Bengkalis ini.Terhadap saksi Bupati, kata Febri, KPK akan melakukan konfirmasi terkait asal-usul uang Rp 1,9 miliar yang ditemukan di rumah Bupati sebelumnya.

"Berikutnya sesuai dengan kebutuhan penyidikan, KPK akan mengagendakan pemeriksaan kepala daerah ataupun anggota DPRD Bengkalis," ujar Febri, Kamis (7/6).

Pemeriksaan tersebut dilakukan KPK untuk menggali proses pembahasan anggaran di DPRD. KPK mengingatkan agar para saksi yang dipanggil datang dan memenuhi kewajiban hukum tersebut.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Sekretaris Daerah Kota Dumai Provinsi Riau, Muhammad Nasir sebagai tersangka korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Ngiris di Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013-2015. KPK juga menetapkan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction berinisial HOS sebagai tersangka. [alinea]
 

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Pendistribusian Logistik Pilgubri 2018 di Bengkalis Mendapat Pengawalan Polisi

    BENGKALIS - Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto SIK. MH, beserta jajaran melakukan peninjauan serta pengamanan Pendistribusian Logistik Pemilihan Gubenur

  • Polisi Kawal Pendistribusian Logistik Pilgubri 2018

    INHU - Kepolisian Resort Indragiri Hulu melakukan pengawalan pendistribusian logistik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tiau tahun 2018, Minggu (24/6). L

  • Penerimaan CPNS 2018 Dibuka Juli, Catat!.. Ini Syarat yang Dibutuhkan

    JAKARTA - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 bakal dibuka usai pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang digelar pada 27 Juni 2018. Besar kemungk

  • 4 Warga Dumai Kesentrum Listrik, 1 Kritis

    DUMAI - Gotong-royong warga di Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai yang sedang memasang tenda untuk acara halal bi halal berubah jadi ke

  • KOMENTAR