Lanal Dumai Gagalkan Seludupan Hp Ilegal Tanpa Kurir dan Pemilik

Sabtu, 06 Januari 2018 06:54
BAGIKAN:

DUMAI - Tim gabungan Western Flat Quick Response (WFQR) Koarmabar dan Lanal Dumai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan ponsel pintar ilegal, Kamis (4/1/18).

Mereka menyita sekitar 202 unit ponsel dari Kapal Ferry Dumai Express 01. Ratusan unit ponsel ini berada di dalam tiga tas berbeda. Kurir ponsel ilegal sengaja menyimpan ponsel tanpa dokumen dalam tas.

Pelaku menitip barang ilegal itu di dalam bagasi kapal ferry rute Batam menuju Dumai. Ratusan barang ini rencananya akan bongkar di Pelabuhan Bengkalis. Tim gabungan yang mendapat informasi langsung menggeledah muatan Kapal Ferry Dumai Express I.

Aparat menemukan tiga tas berisi ponsel ilegal. Pelaku menyimpan ponsel dalam satu tas koper dan dua ransel. Ada 105 unit ponsel Xiaomi 4A, 80 unit ponsel Xiaomi note 5A Redmi dan 17 unit Asus Zenfone 3.

"Ini awal yang baik di tahun 2018, kita menggagalkan penyelundupan ponsel dari Batam," tegas Danlanal Dumai melalui Palaksa, Letkol Laut (KH) Syaiful dalam ekspos kepada awak media di Kota Dumai, Jumat (5/1/18).

Menurutnya, aparat menyita muatan ponsel pintar ilegal Kamis kemarin sekitar pukul 13.15 WIB. Mereka cuma menyita barang tanpa dokumen tersebut. Aparat sempat menanyakan pemilik barang, ternyata tidak ada yang mengakuinya.

Syaiful menyebut bahwa ratusan ponsel kini disimpan di Markas Lanal Dumai. Mereka berencana menyerahkan hasil tangkapan tersebut ke Pihak Kanwil Bea Cukai Riau Sumbar.

Menurutnya, aksi penyelundupan ratusan ponsel pintar ilegal lewat kapal penumpang jadi modus baru. Penyelundup sengaja menyimpan ratusan ponsel pintar dalam bagasi kapal dari Batam menuju Bengkalis.

"Ini modus baru tanpa kurir dan pemilik. Sampai saat ini tidak ada satu pun penumpang yang mengaku. Tapi yang jelas info awal ratusan ponsel ini dari Batam untuk dibawa ke Kota Dumai," pungkasnya.[ds]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Terhenyak, 3 Pengedar Sabu 55 Kg Dituntut Hukuman Mati

    BENGKALIS - Juliar (23 tahun), Andi Saputra (27), dan Dedi Purwanto (25), terhenyak dengan mata berkaca-kaca duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Bengk

  • APK Membandel, Siap-siap Disisir Bawaslu

    PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau saat ini sedang menginventarisir jumlah Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga melanggar aturan di provinsi Riau.

  • Ajang Promosi Para UKM, Pameran dan Bazar MTQ ke-XXXVII di Buka

    PEKANBARU - Salah satu bentuk nyata kerja keras Pemerintah Provinsi Riau dalam memajukan ekonomi antara lain dengan pameran dan bazar MTQ ke-XXXVII di Pekanb

  • Pembukaan Stand Bazar MTQ ke-XXXVII Tingkat Provinsi Riau, Bengkalis Target Juara 1

    PEKANBARU - Sebelum pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVII tingkat Provinsi Riau tahun 2018, dibuka secara resmi, Gubernur Riau diwakili

  • KOMENTAR