Minta 'japrem' tiap mobil masuk terminal, 3 orang dibekuk

Selasa, 10 Januari 2017 00:26
BAGIKAN:
Ilustrasi

PEKANBARU - Tiga orang dibekuk petugas karena kerap meresahkan masyarakat dengan melakukan pungutan liar atau jatah preman (japrem) terhadap mobil angkutan barang yang hilir mudik di Terminal AKAP, Kota Pekanbaru.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Surawan didampingi Kasubdit I AKBP Asep Iskandar mengatakan, ketiga pelaku yakni MM, RS dan BA ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Saber Pungli) Saber (Sapu Bersih) saat ngutip uang di area terminal AKAP, Minggu (8/1) malam.

"Dari tangan mereka, Tim Saber Pungli menyita uang sebesar Rp 44 ribu, serta karcis yang dipakai untuk pembayaran uang kutipan. Diduga, aktivitas pungli di terminal ini sudah berlangsung lama," ujar AKBP Asep kepada merdeka.com, Senin (9/1).

Menurut Asep, para pelaku selalu meminta uang alias jatah preman dari mobil barang yang datang dari luar kota melewati terminal dan atau masuk (parkir) di dalam terminal. Para sopir yang resah dengan perbuatan mereka pun melapor ke polisi kemudian dipancing dan berhasil menangkap mereka.

Dia menjelaskan, terbongkarnya aktivitas pungli ini berawal dari banyaknya laporan yang masuk. Bahwa para sopir baik angkutan dalam kota maupun dari luar daerah mengeluh karena selalu diperas oleh pelaku.

"Para pelaku ini sudah ada kesepakatan dengan pengelola terminal. Bahkan tukang kutip yang kita amankan tersebut juga orang dalam teminal," jelas Asep.

Selain itu, para pelaku memiliki manajemen dalam melakukan pungutan liar ini. Sistem yang mereka lakukan dengan cara bagi hasil, ada persentase keuntungan yang didapat dari tiap karcis.

"Ini yang masih kita kembangkan. Ada beberapa orang lainnya yang masih kita target," ucap Asep.

Dijelaskannya, ketiga pelaku juga punya peran masing-masing yang berbeda, ada yang sebagai tukang pungut atau tukang kutip uang, adapula sebagai koordinator dan selaku pengawas.

"Setiap mobil yang masuk atau hanya melintas di terminal itu tetap dipungut uang. Itu bahkan pakai shift jaga," pungkasnya.(mdk)
 

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Polisi Geledah Rumah Warga Di Bukit Batu, Hasilnya..

    BENGKALIS -Kasus narkotika jenis sabu marak di kecamatan Bukit Batu kabupaten Bengkalis. Hanya berselang sekitar 2 hari setelah meringkus pemuda Tanjung Datuk Siak Kecil, kini Pols
  • Komisi Penyiaran Indonesia Dukung Perlindungan Jurnalis

    JAKARTA - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis menekankan KPI mendukung perlindungan jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

  • 500 Siswa SMA Maluku Ikuti Creativeleadership

    MALUKU - Rangkaian kegiatan pra Hari Pers Nasional (HPN) 2017 kembali dilakukan di Provinsi Maluku, sebagai tuan rumah HPN 2017. Kali ini, panitia HPN 2017 m

  • Petugas Camat Tebingtinggi Timur Tangkap Komplotan Maling

    MERANTI - Empat orang komplotan maling yang selama ini meresahkan warga Kecamatan Tebingtinggi Timur berhasil diringkus. Dari empat pelaku turut diamankan ba

  • KOMENTAR