Pemuda Ini Diringkus, Usai Ribut dan Aniaya Polisi

Selasa, 05 September 2017 02:55
BAGIKAN:
Ilustrasi
KAMPAR - DD (31), seorang pemuda Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, nekat menganiaya salah seorang anggota kepolisian setelah ribut-ribut soal lahan.

DD diduga kuat telah melakukan penganiayaan dan percobaan pembunuhan terhadap korbannya Yandri Mardi (LK 31), yang merupakan anggota kepolisian. Dia bertugas di SPN Pekanbaru.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK melalui Kapolsek Perhentian Raja Iptu Dadan Wardan Sulia mengatakan, peristiwa ini terjadi di areal perkebunan sawit wilayah Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja.

Dia jelaskan, hal ini bermula pada hari Kamis, 3 Agustus 2017 sekira pukul 17.10 WIB. Saat itu korban datang ke kebun kelapa sawit milik ayahnya yang bernama Yasril, dengan maksud untuk bersilaturahmi sambil jalan-jalan.

"Saat pertemuan itu, Yasril menceritakan kepada korban tentang permasalahan jalan yang melewati tanahnya dengan Ujang yang juga warga Desa Pantai Raja," kata Kapolsek.

Tidak berapa lama, Ujang melintas di depan mereka. Lalu korban memanggilnya dengan maksud untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Korban pun bertanya apa permasalahan Ujang dengan Yasril.

Kemudian korban menyampaikan bahwa lahan yang dijadikan sebagai jalan tersebut, telah diganti rugi oleh Yasril. Berdasarkan kesepakatan, bahwa lahan itu tidak boleh dilewati sepanjang tidak ada izin dari Yasril selaku pemilik lahan.

"Kemudian Ujang mengatakan bahwa tidak ada yang bisa melarangnya melewati jalan itu. Kalau memang tidak boleh, lewat tembok sajalah," kata Kapolsek berdasarkan pengakuan korban.

Mendengar pernyataan tersebut, korban diam lalu pergi meninggalkan Ujang. Namun tidak lama berselang, datang tersangka DD yang merupakan anak dari Ujang sambil marah-marah dan berkata; "jangan mentang-mentang kamu anggota". Serentak, DD mengayunkan senjata tajam ke arah korban.

Awalanya korban berhasil mengelak. Namun untuk kedua kali, senjata tajam itu mengenai bagian pinggang belakang korban. Sehingga korban mengalami luka robek dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Perhentian Raja.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Perhentian Raja melakukan penyelidikan atas kasus ini," sebut Kapolsek.

Akhirnya pada Senin (4/9) sekira pukul 09.00 WIB, DD berhasil ditangkap saat berada di Jalan Raya Pekanbaru-Taluk Kuantan, Desa Kampung Pinang. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Perhentian Raja Iptu Dadan Wardan Sulia bersama empat orang anggota Opsnal Polsek.

"Pelaku telah diamankan di Polsek Perhentian Raja," katanya. (mcr)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Syahrial Tinggalkan Jabatannya?.. Komisi II DPRD Bengkalis Tanpa Nakhoda

    BENGKALIS - Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis tanpa nakhoda sejak ditinggal oleh ketuanya. Dialah, Syahrial Basri ST, menjabat sebagai Ketua Komisi II (Bida

  • Mantan Pj Kades Batang Duku Resmi Ditahan

    BENGKALIS - Sejak tanggal 21 Agustus 2017 silam ditetapkan sebagai tersangka, Herli (H), mantan Penjabat Kepala Desa (Pj. Kades) Batang Duku, Kecamatan Bukit

  • Pekan Depan Komisi IV Panggil TAPD. Sofyan: Rasionalisasi Anggaran Harus Melihat Skala Prioritas

    BENGKALIS - Kendatipun belum ada koordinasi atau informasi resmi berupa surat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terkait Defisit Anggaran pada APBD

  • Pilgub 2018: DPT Kabupaten Bengkalis 356.530 Pemilih

    BENGKALIS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun 2018 di tingkat Ka

  • KOMENTAR