Pencuri Motor Nyaris Tewas Dihakimi Warga

Senin, 20 Januari 2014 12:14
BAGIKAN:
net
ilustrasi rampok motor
JAKARTA, PesisirOne.com Tersangka Her (22) warga Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pelaku pencurian motor, nyaris tewas dihajar warga.

Tersangka bersama rekannya YE yang kini buron, kepergok warga saat hendak merampas sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna merah BG 3882 F milik Agi Pratama (16) di Jalan Tiga Gajah, Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu (19/1).

Namun naas, korban yang masih berstatus pelajar di salah satu SMA di Baturaja itu menjerit minta tolong saat motornya dirampas para pelaku hingga warga di sekitar lokasi kejadian langsung mengejar para tersangka.

"Saat itu para pelaku terjatuh dari sepeda motor hasil rampasannya, dan warga tanpa membuang waktu langsung mengepung dan memukuli keduanya," kata korban Agi, saat ditemui di Mapolres OKU.

Agi mengatakan, saat itu dia bersama temannya duduk santai di depan gedung Pusdiklat PT Semen Baturaja, tiba-tiba datang pelaku dan temannya YE meminjam sepeda motornya untuk membeli bensin.

"Teman saya dan teman pelaku nunggu di Pusdiklat. Saya dan pelaku berboncengan keliling tapi tak dapat bensinnya. Setelah itu, pelaku menyuruh saya untuk menyetir. Saat saya turun, pelaku langsung membawa kabur motor saya," kata pelajar kelas satu SMA asal Talang Jawa, Baturaja itu.

Sementara menurut saksi, Novi Andri, Satpam stasiun kereta api Tiga Gajah, dia tidak menduga jika pelaku dikejar massa karena merampas sepeda motor.

"Awalnya pelaku sempat belari ke permukiman warga, dan terjebak di parit PT Semen Baturaja sehingga tertangkap, dan langsung dihakimi warga. Setelah kami lerai, pelaku kami larikan ke pak RT setempat, beberapa saat kemudian datang polisi untuk membawa tersangka ke RSUD dr Ibnu Sutowo," katanya.

Sementara Her sendiri mengaku baru sekali melakukan aksi perampokan sepeda motor.

"Baru sekali ini saya merampok motor karena diajak teman. Kejadian ini saya lakukan berdua dengan teman saya. Sebelumnya pernah dipenjara dua tahun kasus nodong remaja sedang pacaran di Pasar Induk Baturaja," ungkap Her. (Ant)
BAGIKAN:
KOMENTAR