Pengadilan Larang Dokter Tulis Resep yang Susah Dibaca

Rabu, 11 Januari 2017 11:58
BAGIKAN:
ilustrasi

JAKARTA – Anda tentu pernah mendengar celetukan 'kaya tulisan dokter' untuk merujuk tulisan tangan yang jelek dan sulit dibaca.

Faktanya, tulisan dokter yang super jelek memang benar adanya. Bahkan terjadi di seluruh dunia. Tulisan dokter yang susah dibaca khususnya saat menuliskan resep dokter kerap dikeluhkan pasien maupun apoteker yang kesulitan membacanya. Kondisi ini bisa berbahaya jika apoteker salah dalam meracik obat yang dimaksud.

Namun sekarang sebuah pengadilan di Bangladesh melarang gaya menulis semacam itu. Tujuannya, pasien dan apoteker bisa membaca resep lebih jelas dan tidak mengambil obat yang salah.

"Para dokter sekarang harus mengetik resep mereka atau menulisnya dengan huruf kapital lebih tebal," kata Wakil Jaksa Agung Mokhlesur Rahman kepada AFP setelah pengadilan mengeluarkan putusannya, Senin (9/1/2017).

"Pengadilan memerintahkan Menteri Kesehatan mengedarkan putusan tersebut ke seluruh dokter negara. Kementerian juga diminta melaporkan perkembangan situasi itu dalam waktu enam pekan," katanya.

Pengadilan juga mengatakan bahwa para dokter harus menggunakan nama generik obat, bukan merek obat tertentu.

"Banyak pasien dan bahkan beberapa apoteker tidak bisa membaca apa yang para dokter tulis di resep mereka," kata pengacara Manzil Morshed, yang mengajukan gugatan untuk kepentingan umum itu.

"Oleh karena itu, mereka sering mengambil obat yang salah. Itu membuat mereka mengeluarkan uang lebih banyak untuk hal sia-sia dan kadang bisa membahayakan kesehatan."

Putusan pengadilan itu mendapat pujian di media sosial, meski beberapa dokter meminta pemerintah untuk sedikit melakukan tugasnya dengan memperkenalkan sistem komputerisasi peresepan.

"Kenapa menyalahkan kami ketika Anda tidak bisa menerapkan sistem peresepan komputerisasi?" tulis Farhan Kabir di Facebook.(tic)

Sumber: Antara

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Lagi, Pelajar di Bengkalis Go Internasional

    BENGKALIS - Weinton Verko Merupakan Siswa Kelas XII IPA-1 SMA Negeri 1 Bengkalis yang akan mengikuti seleksi Asia Youth Internasional Model United Nation (AYIMUN) 2017 di Kuala Lum
  • Tiga Pemuda Tertangkap Ngelem di Bengkalis

    BENGKALIS -Perilaku tiga pemuda ini memang benar-benar bikin petugas Satpol PP Bengkalis geleng-geleng kepala. Ketiganya tertangkap tangan asyik ngelem di Gor Perkasa Alam, Bengka
  • Terdakwa Korupsi Dana Diksar Satpol PP Bengkalis Dituntut 2 Tahun Penjara

    PEKANBARU-Dua pejabat di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bengkalis, dinyatakan jaksa penuntut terbukti bersalah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi (Tipikor) kegiatan
  • Jaga Marwah Bengkalis

    BENGKALIS-Sejak 14 Oktober 2017, seluruh atlet Kabupaten Bengkalis yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau IX di Kampar tanggal 28 Oktobr 2017, mengikuti Trainin
  • KOMENTAR