Polda Riau Bentuk Tim Cyber Antisipasi Ujaran Kebencian dan Hoax

Selasa, 16 Januari 2018 09:12
BAGIKAN:
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo

PEKANBARU - Untuk mengantisipasi adanya penyebaran ujaran kebencian dan isu-isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) jelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau serta Bupati dan Wakil Bupati Inhil 2018, Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah membentuk tim khusus cyber.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, mengatakan tim khusus bentukan Polda Riau dan jajaran tersebut memiliki tugas khusus yakni memantau arus informasi selama pelaksanaan pesta demokrasi.

"Polda Riau telah menyiapkan tim khusus untuk mengawasi arus informasi di dunia maya," ujarnya pada Senin (15/1/2018) siang.

Menurutnya, jika ditemukan suatu konten ataupun postingan yang mengandung ujaran kebencian terhadap pasangan calon, tim sukses pasangan calon maupun partai politik maka aparat penegak hukum itu tak segan-segan akan menindaknya.

"Apabila kita temukan, kita jerat pelakunya ke UU ITE. Dalam UU tersebut dijelaskan transaksi yang dapat merugikan akibat ujaran kebencian, hoax atau provokasi," tegasnya.

Lebih lanjut Guntur mengungkapkan, hingga saat ini timsus belum menemukan adanya pelanggaran pada informasi tersebut.

Selain membentuk tim cyber, Polda Riau juga telah memetakan sejumlah daerah yang rawan konflik saat Pilkada seperti daerah yang berpotensi terjadi politik uang, tindak pidana, kecurangan, bentrok antar pendukung bahkan pengrusakan atribut kampanye.

"Intinya sekarang kita harus terus sosialisasi, edukasi, bahwa ada Panwaslu, Polisi, dan Gakkumdu. Setiap masalah bisa diselesaikan menurut jalurnya," tuturnya.

Salah satu cara untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan tersebut, maka Polda Riau bersama pihak terkait dan para pasangan calon dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Pilkada damai.

Polda Riau telah mengerahkan sebanyak 9.000 personel guna mengamankan proses awal hingga akhir Pilkada serentak nantinya.[jmn]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Terungkap, Pasukan Penindak Terorisme Bukan Densus 88. Siapa?

    JAKARTA - Masyarakat selama ini sudah salah dalam menilai satuan atau unit kepolisian yang melakukan penindakan dalam kasus tindak pidana terorime. Hal ini diungkapkan Kepala

  • 16 November, Giliran Maruf Amin Sambangi Riau, ini Jadwalnya...

    PEKANBARU - Ketua Tim Koalisi Daerah (TKD) Riau Indonesia Kerja Idris Laena memastikan Calon Wakil Presiden Maruf Amin akan mengunjungi Provinsi Riau pada ta

  • Pasca Pulihnya Listrik di Bengkalis, PLN Gelar Syukuran dan Santunan

    BENGKALIS - Pasca pemulihan sistem kelistrikan dari tragedi BlackOut sistem isolated kelistrikan hingga menyebabkan terjadinya kebakaran pada mesin panel Pem

  • Terungkap, Penipuan Rp 23 T yang Menyeret Nama Ratna Sarumpaet

    BENGKALISONE - Ucapan Ratna Sarumpaet (RS) terkait kasus penipuan modus iming-iming uang raja-raja Indonesia senilai triliunan rupiah ternyata bukan isapan j

  • KOMENTAR