Sadis!.. Hendri Perkosa Lalu Gunting Perut Bocah SD di Rohil

Senin, 29 Oktober 2018 13:11
BAGIKAN:
Tersangka kasus pembunuhan bocah kelas V SD di Rohil

TANJUNG MEDAN - Masyarakat di Desa Tanjung Medan Utara, Kecamatan Tanjung Medan, Rokan Hilir (Rohil) digegerkan dengan penemuan mayat seorang anak perempuan di sebuah kebun sawit.

Bocah belia berumur 11 -12 tahun yang diketahui bernama Alika Viana, diduga korban pembunuhan. Saat ditemukan, kondisinya sangat memilukan. Masih dengan seragam pramuka, bagian perut korban terluka hingga isinya terburai.

Kapolres Rohil, AKBP Sigit menjelaskan, peristiwa ini berawal dari laporan masyarakat pada Rabu 24 Oktober 2018, sekitar pukul 23.30 WIB. Korban yang masih duduk di kelas V SD ini dilaporkan tidak pulang ke rumah, sejak pulang sekolah dari pukul 12.30 WIB.

Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan pakaian pramukanya. Kondisinya mengenaskan, bagian perut terluka hingga isi perut terburai.

Seorang saksi, Bahari Malau mengatakan sempat melihat pelaku yang juga bekerja di penimbangan sawit, tak jauh dari lokasi saksi. Tak lama kemudian, saksi melihat korban melintas menuju rumahnya.

Lalu, tak lama terdengar jeritan anak perempuan. Namun saksi tidak memperdulikan. Barulah, setelah lama menunggu buah yang ditimbang pelaku, saksi merasa curiga. Dan didapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Atas kesigapan petugas dan bantuan informasi dari masyarakat, terduga pelaku pembunuhan Hendri Limbong (32) berhasil diamankan polisi.

Dari keterangan para saksi dan penyelidikan, dilakukan penangkapan terhadap Hendri Limbong pada Kamis, 25 Oktober 2018 sekitar pukul 03.15 WIB di rumahnya.

Saat ditanyakan, HL awalnya tidak mengaku membunuh korban. Namun ia tak bisa berkilah saat ditemukan satu helai baju di dalam rumah yang digunakan HL pada saat bekerja. Di baju itu terdapat bekas 5 jari anak perempuan.

Akhirnya pelaku mengakui khilaf telah memotong perut korban dan sebelumnya telah memperkosa korban sebanyak satu kali.

Saat ini pelaku berada di Polsek Pujud untuk pengusutan lebih lanjut.[roci]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Pasca Kebakaran Lahan dan Hutan, BLH Bengkalis Sebut Kualitas Asap Masih Aman

    BENGKALIS - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis menyebut kualitas udara wilayah Kabupaten Bengkalis masih aman dari bahaya ISPA.

  • Lahan Warga Bengkalis Kembali Terbakar

    BENGKALIS - Lahan gambut milik masyarakat di Dusun 3, bersebelahan dengan Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis terbakar, Sabtu 20 Juli 2019.

  • 3 Napi Kabur dari Lapas Jambi Ditangkap Di Bengkalis, 1 Dihadiahi Timah Panas Polisi

    BENGKALIS - Tiga dari empat nara pidana (napi) kasus narkotika yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sungai Penuh Jambi, akhirnya ditangka

  • Menang Pileg 2019, PKS Mantap Usung Kadernya Maju PIldaka 2020

    BENGKALIS - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bengkalis memastikan akan mengusung calon bupati pada pilkada 2020 dari kadernya sendiri.

  • KOMENTAR