Sekda Kota Dumai Ditahan KPK

Kamis, 06 Desember 2018 12:33
BAGIKAN:
SINDONews
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap dua tersangka yakni Sekretaris Daerah Kota Dumai, Provinsi Riau, M Nasir (MNS)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap dua tersangka yakni Sekretaris Daerah Kota Dumai, Provinsi Riau, M Nasir (MNS) dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar (HOS).

Keduanya ditetapkan tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau Tahun Anggaran 2013-2015.

Hobby Siregar yang terlebih dahulu keluar dari gedung KPK, sekira pukul 20.30 WIB, mengatakan, dirinya merasa bingung atas penetapan tersangka oleh KPK.

"Saya enggak kenal bupati saya enggak kenal (anggota) DPRD, makanya saya bingung kok saya yang jadi tersangka," ujar Hobby dilansir SINDONews saat sebelum meninggalkan gedung KPK, Rabu (5/12/2018).

KPK melakukan penahanan 20 hari pertama kepada kedua tersangka. Untuk tersangka MNS ditahan dirumah tahanan Guntur, sedangkan HOS ditahan di rumah tahanan Salemba.

Diketahui KPK telah menetapkan M Nasir dan Hobby Siregar sebagai tersangka pada 11 Agustus 2017. Keduanya diduga secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yang dapat merugikan keuangan atau perekonomian negara pada proyek tersebut.

M Nasir ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis Tahun 2013-2015 sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) saat proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau Tahun Anggaran 2013-2015 berlangsung.

Nasir dan Hobby menjadi tersangka setelah KPK meningkatkan penyelidikan kasus ini ke tahap penyidikan. Status penyidikan ditetapkan setelah KPK menemukan dua bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Terhadap kedua tersangka, KPK menetapkan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Bupati Segudang Prestasi Dilantik Menjadi Gubernur Riau

    JAKARTA - Presiden Joko Widodo resmi melantik Syamsuar sebagai Gubernur Riau (Gubri). Ia akan memimpin Riau 5 tahun ke depan, bersama wakilnya Edy Natar Nasu

  • Detik Detik Syamsuar-Edy Nasution Menuju Istana Negara Sebelum dilantik Presiden Joko Widodo

    JAKARTA - Mengenakan pakaian serba putih dengan tanda pangkat di kedua pundak dan tanda jasa di bagian dada sebelah kiri serta topi pet berwarna hitam, Syams

  • Kapolres Bengkalis Tegas Tindak Pelaku Karlahut, Ini Hukumanya,.

    BENGKALIS - Kabupaten Bengkalis merupakan satu dari tiga Kabupaten di Provinsi Riau terjadi kebakaran lahan dan Hutan (karlahut). Oleh karena itu, upaya tega

  • Pasca Karlahut Di Rupat, Cuaca Bengkalis Cerah

    BENGKALIS - Satu dari tiga Kabupaten Kota di Provinsi Riau terjadi peristiwa kebakaran lahan dan Hutan (karlahut) tidak terkecuali di Kabupaten Bengkalis. Me

  • KOMENTAR