Tahun Ini, KPK Siapkan 100 Borgol Untuk Tahanan

Selasa, 08 Januari 2019 21:34
BAGIKAN:
ILUSTRASI

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 juta pada tahun 2019 ini, untuk belanja 100 borgol.

Pembelian borgol tersebut dirasa perlu karena saat ini KPK baru memiliki 30 borgol, baik borgol ibu jari maupun borgol pergelangan tangan.

"Pengadaan borgol tidak akan memerlukan tahap lelang karena nilai belanja borgol ini tak sampai Rp 10 juta dan nilai (Rp 10 juta) itu sudah termasuk kewajiban pajak pembelian tersebut. Pembelian ini sudah dengan harga paling efisien," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Kebijakan KPK untuk mengenakan borgol pada tahanan mereka berlaku mulai awal 2019 ini.

Dengan kebijakan baru ini, selain menggunakan rompi orange para tahanan wajib memakai borgol selama keluar masuk gedung komisi antirasuah.

Kebijakan belanja borgol ini sesuai dengan wacana yang dilontarkan Ketua KPK Agus Rahardjo.

Agus menyebut kebijakan memborgol para tahanan KPK itu untuk menimbulkan efek jera dan malu bagi para tahanan korupsi.

Berita ini sebelumnya dimuat RIAUONLINE.CO.ID dengan judul: KPK Siapkan 100 Borgol untuk Koruptor di Negeri ini

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Nyambi Jual Sabu, ASN Bengkalis Dicokok Polisi

    BENGKALIS - Lagi, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Riau yang nyambi menjual narkotika jenis sabu ditangkap P

  • Tokoh Masyarakat Duri Ajak Masyarakat Percayakan Soal Pilpres ke MK

    DURI - Tokoh masyarakat Duri Dr Syafni Anen mengajak masyarakat Duri untuk mempercayakan permasalahan hasil Pilpres 2019 kepada hakim Mahkamah Konstitusi.

  • Sengketa Pilpres di MK, Tokoh Masyarakat Serukan Menjaga Kabupaten Bengkalis Tetap Kondusif

    BENGKALIS - Sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Bengkalis angkat bicara terkait sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

  • Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Menolak Kerusuhan Saat Sidang MK

    BENGKALIS- Ketua Majlis Ulama Kabupaten Bengkalis, H Amrizal S.Ag menolak dengan tegas kerusuhan yang anarkis saat akan dan sesudahnya sidang sengketa Pilpre

  • KOMENTAR