Tetap Vonis Mati, Namun Kejadian Ini Paling Miris dari Vonis Eri Jack?...

Kamis, 14 Desember 2017 19:42
BAGIKAN:

BENGKALIS - Usai menjalani sidang vonis dengan Hukuman Mati oleh menejelis Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis, Kamis (14/12/17), Eri Khusnadi alias Eri Jeck yang merupakan bandar sabu seberat 40 kilogram sabu-sabu dan ribuan butir pil extasi, enggan menerima pelukan dan ciuman dari ibundanya.

Hal itu terlihat setelah Eri Jack keluar dari ruangan sidang usai divonis hukuman mati oleh Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis. Eri Jeck terbukti bersalah tanpa hak dan melawan hukum melakukan pemufakatan jahat sebagai pengedar dan perantara peredaran narkoba golongan satu jenis sabu dan Exstasi melebihi berat 5 gram.

Pada saat sidang tersebut orang tua Eri Jeck yang berada di luar pengadilan melihat anaknya dengan tangan terborgol yang mendapat pengawalan ketat pihak Kepolisian. Keluar dari pengadilan, Ibu Eri Jack dan ayahnya bernama Jais langsung meminta kepada anggota pengawalan untuk memeluk dan mencium anaknya.

Namun bukannya pelukan dan ciauman terhadap anaknya yang didapat, Ibunda Erijek malah meneteskan air mata karena Erijek menolak untuk di peluk dan dicium ibunya.

"Pak ! saya mau cium anak saya Pak," ungkapnya namun langsung di tolak Erijek dengan berkata," Tak usah lagi," sembari berjalan menuju mobil tahanan yang akan membawanya ke lapas IIA Bengkalis.

Usai melihat anaknya di bawa masuk ke dalam mobil tahanan, tidak satu kata yang keluar dari mulut ibunya dan hanya meneteskan air mata sembari membereskan perbekalan yang dibawanya pada saat persidangan anaknya.

"Dia anak ketiga saya, Eri merupakan tulang punggung keluarga, kami kesini mau melihat sidang anak kami, karna beberapa sidang kemaren ibuk tidak bisa hadir, karena sakit,"imbuhnya.[rs]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Terkait Pendaftaran Caleg, Sekjen Demokrat Bengkalis Bantah Diskriminasi Kader

    BENGKALIS - Tudingan wakil sekretaris DPC Demokrat Bengkalis, Yovizar telah bersikap diskriminasi kader terhadap pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg)

  • Demokrat Bengkalis Dituding Diskriminasi Kader

    BENGKALIS - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bengkalis dituding telah melakukan diskriminasi kader terhadap pendaftaran bakal calon legislatif (Ba

  • IPMKB Demo Kantor PN dan DPRD Bengkalis

    BENGKALIS - Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Bengkalis ( IPMKB) Bengkalis, sekitar 20 orang menggelar aksi unjuk rasa, ke Kantor Pengadilan Negeri Bengkali

  • Daftar ke KPU, PDIP Bengkalis Konvoi Gunakan Baju Merah

    BENGKALIS - Bentuk kebersamaan dan kekompakkan dilakukan bakal calon legislatif (Bacaleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bengkalis sa

  • KOMENTAR