Wabup Bengkalis Bungkam Usai 5 Jam Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi

Senin, 03 September 2018 16:13
BAGIKAN:

PEKANBARU - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau memeriksa Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad. Dia diperiksa dalam perkara dugaan tindak korupsi pipa transmisi PDAM senilai Rp3,4 miliar.

Muhammad menjalani pemery selama lebih kurang lima jam di kantor Direktorat Kriminal Khusus Polda Riau, Kota Pekanbaru, Senin, 3 September 2018.

Usai diperiksa sekira pukul 14.00 WIB, Muhammad yang mengenakan kemeja abu-abu lengan panjang tidak memberikan komentar sedikitpun kepada sejumlah awak media yang telah menunggunya sejak pemeriksaan dilakukan.

Dengan dikawal dua anggotanya, dia langsung bergegas masuk ke dalam mobil Toyota Fortuner hitam. Uniknya, mobil yang dikendarai Muhammad justru tidak menggunakan pelat nomor polisi Riau, melainkan nomor polisi Provinsi Jawa Tengah H 8328 ZZ.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi mengatakan Muhammad diperiksa penyidik sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Indragiri Hilir.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi kasus pengadaan pipa di Inhil," katanya.

Beberapa waktu terakhir, nama Muhammad terus dikaitkan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir.

BACA JUGA: Diduga Lakukan Pungi, Tipikor Polres Bengkalis Tangkap Oknum STAIN Bengkalis

Muhammad terseret dalam perkara itu saat dirinya menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau.

Berdasarkan catatan, pemeriksaan hari ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan penyidik kepada Muhammad. Sebelumnya, dia juga pernah diperiksa dalam kasus serupa beberapa waktu lalu.

Polda Riau sendiri terkesan kurang terbuka dalam penangan kasus korupsi yang disebut menyebabkan kerugian negara Rp1 miliar tersebut.

Justru, perkembangan kasus itu diketahui dari beberapa Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirim penyidik ke Kejaksaan Tinggi Riau. Terakhir, Kejati Riau menerima SPDP pada medio Agustus lalu.

Kendati telah berulang kali mengirim SPDP, Polda Riau juga tak kunjung menyebut pihak yang terlibat atau tersangka dalam penanganan kasus tersebut.

Informasi yang diperoleh, Polda Riau telah menetapkan sejumlah tersangka dalam perkara itu. Diantaranya adalah pihak kontraktor berinisial HA dan konsultan pengawas berinisial SY.

Lihat Juga: Kadiskominfo Diperiksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi Komputer

Selain itu, ada dua orang lagi yang sudah ditetapkan sebagai pesakitan. Yakni, Sabar Stevanus P Simalonga selaku Direktur PT Panatori Raja yang merupakan pihak rekanan, dan Edi Mufti BE selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, juga belum mau menyebutkan siapa tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara itu. Tapi, dia membenarkan adanya penetapan dan penambahan tersangka dalam proses penyidikan tersebut.

Dugaan korupsi ini berawal dari laporan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Proyek milik Bidang Cipta Karya Dinas PU Provinsi Riau tahun 2013 ini, menghabiskan dana sebesar Rp3.415.618.000. Proyek ini ditengarai tidak sesuai spesifikasi.

Dalam laporan LSM itu, Muhammad, yang saat itu menjabat Kabid Cipta Karya Dinas PU Riau tahun 2013, diduga tidak melaksanakan kewajibannya selaku Kuasa Pengguna Anggaran proyek pipa tersebut.

Selain itu, LSM itu juga menyebut nama Sabar Stavanus P Simalonga selaku Direktur PT Panatori Raja, dan Edi Mufti BE selaku PPK, sebagai orang yang bertanggung jawab dalam dugaan korupsi ini.[roci]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Seorang Ibu Mengamuk Histeris di Disdukcapil, Ini yang Terjadi..?

    PELALAWAN - Seorang ibu berteriak histeris di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan, Kamis, 20 September 2018. Wan

  • Polres Kampar Laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata Muara Takus 2018

    KAMPAR - Rabu pagi (19/9/2018) pukul 08.15 WIB di Lapangan Pelajar Bangkinang dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata Muara Takus 2018 Polres Kampar

  • Polres Inhu Rilis Pengungkapan Kasus Perbankan, Karhutla dan Pembunuhan

    INHU - Sat Reskrim Polres Inhu melaksanakan Kegiatan Konferensi Press Pengungkapan Kasus tentang Perbankan, Pembakaran Lahan dan Pembunuhan di Halaman Mapolr

  • Polres Meranti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus Tahun 2018

    MERANTI - Polres Meranti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus Tahun Tahun 2018 bertempat di Halaman Mapolres Kep. Meranti Jl. Pembangunan I Se

  • KOMENTAR