Wow.., Dua Pengedar Itu Ciptakan Ektasi dari Tepung Ubi

Selasa, 11 Maret 2014 18:30
BAGIKAN:
Ilustrasi
MERANTI, POG - Pengakuan Tjijie Alias Edi (47) satu dari dua tersangka pengedar Narkoba jenis Ekstasi yang diringkus Satnarkoba Polres Kepulauan Meranti, Senin (10/3/2014) kemarin ketika ditanya sejumlah Wartawan, Selasa (11/3/2014) mungkin hal mengejutkan bagi pengguna obat haram itu.

Warga tiong hoa yang kini menginap disel tahanan Polres Kepulauan Meranti  itu mengaku selain berprofesi sebagai pengedar, Ia juga rupanya pembuat pil ekstasi daur ulang yang dicetaknya sendiri dengan mencapurkan tepung ubi.

Praktek Home Industri yang dilakukan Tjijie di kediamanya Jln Dermawan Kota Selatpanjang itu agar dirinya mendapat keuntungan lebih banyak dari bisnis penjualan barang haram kepada penggemar hiburan dunia malam di ibu kota Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut.

Menurut pengakuan Tjijie, Pil Ekstasi daur ulang ala buatanya bisa meraup keuntungan berlipat ganda, karna satu butir pil ekstasi asli jika dicetak kembali dengan campuran tepung ubi itu bisa menghasilkan minimal 2butir pil ekstasi.

“Harganya sama, saya jual Rp 110ribu hingga Rp 140ribu perbutir,”Ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, selain Tjijie (47), Satnarkoba Polres Meranti juga meringkus Rozi Pranata bin Mukhtar (35) warga jalan cili Kampung Baru, Selatpanjang. Kini kedua tersangka masih mendekam di jeruji besi Mapolres Kepulauan Meranti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari kedua tersangka Jajaran Satnarkoba Polres Kepulauan Meranti berhasil mengamankan Barang Bukti (BB)  ratusan butir pil ekstasi, sejumlah paket sabu senilai Rp 2Juta serta bong dan alat cetak pil ekstasi.

Atas tindak pidana yang dilakukan kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 114 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara, junto 112 ayat 1 dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara dan junto 127 ayat 1 yang ancamannya 4 tahun penjara. (Pog/ima)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • PMI Berikan Penghargaan 27 Pendonor Darah di Rohil

  • Tahun Ajaran Baru, Siswa di Meranti Tetap Belajar di Rumah

    MERANTI - Tahun ajaran baru akan dimulai pada 13 Juli 2020 mendatang. Namun di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, proses belajar di Kabupaten Kepulauan Meranti, Ria
  • Asisten III Setdakab Meranti Hadiri Acara Peringatan Hari Jadi Rangsang Pesisir Ke-8

    MERANTI - Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, H. Rosdaner S.Pd, menghadiri acara peringatan Hari Jadi Rangsang Pesisir Ke-8, di Halaman Kantor Camat Rangsang Pesisir di
  • Personel Koramil 01/Bengkalis Terus Sosialisikan Protap Kesehatan Kepada Masyarakata di Pantai Selat Baru.

    BENGKALIS - Imbauan kepada masyarakat tentang aturan penerapan Pendisiplinan protokol kesehatan terus diberikan oleh Koramil 01/Bengkalis, Minggu 12 Juli 2020 di Pantai Ind
  • KOMENTAR