40 Anggota Abu Sayyaf Tewas Digempur

Selasa, 12 Juli 2016 14:14
BAGIKAN:
Kelompok Abu Sayyaf
BENGKALISONE.com - Militer Filipina mengatakan, pasukannya telah menewaskan 40 ekstrimis Abu Sayyaf dan melukai 25 lainnya dalam dua serangan militer. Ini adalah aksi ofensif kontra terorisme pertama sejak Presiden Rodrigo Duterte menjabat.
 
Juru bicara militer regional Mayor Filemon Tan mengatakan, 22 militan tewas dan 16 lainnya luka-luka dalam serangan yang dimulai pekan lalu di hutan Provinsi Sulu. Satu tentara tewas dalam pertempuran itu.
 
"Operasi militer diintensifkan, berkoordinasi dengan polisi dan pemerintah daerah provinsi Basilan dan Sulu, untuk menetralisir Abu Sayyaf," kata Tan seperti dikutip sindonews dari Asian Correspondent, Selasa (12/7/2016).
 
Tan juga mengatakan, 18 anggota Abu Sayyaf tewas dan sembilan lainnya luka-luka dalam serangan simultan di provinsi pulau terdekat dari Basilan.
 
Duterte telah memperingatkan Abu Sayyaf untuk menghentikan gelombang penculikan untuk meminta tebusan dan menyatakan ia akan menghadapi kelompok militan tersebut.(sindo)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • BIN: 3 Hal Gagal Paham Ini Jadi Biang Keladi Terorisme!

    JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut ada tiga penyebab terorisme tumbuh subur di Indonesia. Ketiga hal itu berpangkal dari pemahaman agama yang ke

  • Transaksi Uang Ilegal, Biksu di Kuil-Kuil Thailand Ditangkap

    THAILAND - Kepolisian Thailand menggerebek beberapa kuil Buddha di Bangkok, Thailand. Beberapa biksu dan jemaah ditangkap atas dugaan skandal transaksi uang

  • BPOM Sidak Swalayan di Bengkalis, Supardi: Jika Ditemukan Dinkes Akan Bertindak!

    BENGKALIS - Sebanyak lima swalayan-swalayan di Pasar Terubuk Bengkalis menjadi sasaran inspeksi Balai Besar Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BBPOM) Pekanbar

  • Dipeluk Anak-anak Pengungsi Palestina dan Suriah, Relawan Pramuka Menangis

    YORDANIA – Kondisi kamp-kamp pengungsian Palestina dan Suriah di perbatasan Yordania sangat memprihatinkan. Selama bulan Ramadan ini, mereka merasakan

  • KOMENTAR