79 Tewas Tersambar Petir

Kamis, 23 Juni 2016 08:05
BAGIKAN:
ilustrasi
BENGKALISONE.com - Para pejabat di India mengatakan, setidaknya 79 orang telah tewas akibat sambaran petir di negara bagian India, mulai dari Bihar, Jharkhand hingga Madhya Pradesh.
 
Serangan petir adalah hal yang umum di India selama musim hujan. Di musim hujan kali ini, 53 orang tewas di Bihar, 10 orang tewas di negara bagian timur Jharkhand, dan setidaknya 16 tewas di Madhya Pradesh.
 
Menurut laporan tersebut, sebagian besar orang yang meninggal bekerja di peternakan selama hujan lebat pada Selasa kemarin. Di Bihar, kematian akibat sambaran petir terjadi di 10 wilayah, seperti dikutip sindonews dari BBC, Rabu (22/6/2016).
 
Menurut Biro Kejahatan nasional, setidaknya 2.000 orang tewas akibat tersambar petir di India setiap tahunya sejak tahun 2005. Curah hujan yang turun di India mencapai 80% selama musim hujan, yang berlangsung antara bulan Juni dan September.
 
Sebelumnya, pada awal bulan lalu, sebanyak 18 orang tewas dan lebih dari 15 lainnya mengalami luka kritis setelah tersambar petir di sejumlah lokasi di negara bagian India, Odisha, pada Rabu sore.**
 
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Sering Sebar Berita Hoax, Pria Ini Dipilih Donald Trump Urusi Medsos

    WASHINGTON – Seseorang di balik kicauan resmi presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terungkap. Ia merupakan seorang mantan caddy golf at

  • Sosok Wartawan Penyebar Berita Kemerdekaan Indonesia ke Penjuru Dunia?..

    JAKARTA - Dibalik kemerdekaan Republik Indonesia, ternyata ada sosok penting yang telah berjasa menyebarluaskan berita kemerdekaan ke penjuru dunia. Sang pen

  • Karirnya di milter sempat melesat. Tapi pensiun dini karena diberhentikan. Dia adalah Prabowo Subianto

    JAKARTA - Prabowo Subianto, Letnan Jenderal (Purn) TNI, yang saat ini jadi Ketua Umum Partai Gerindra, liku-liku hidupnya menar

  • Rusuh di Washington, 95 Orang Ditahan Polisi

    WASHINGTON – Unjuk rasa yang berujung kerusuhan menyebabkan dua polisi terluka dan sedikitnya 95 demonstran ditahan di Washington DC. Pengunjuk rasa di

  • KOMENTAR