Dipaksa Lepas Hijab, Wanita Ini Dapat Ganti Rugi Miliaran Rupiah

Kamis, 17 Agustus 2017 20:12
BAGIKAN:
Merdeka
BENGKALISONE -Seorang muslimah di Amerika Serikat mendapat kompensasi senilai USD 85.000 atau Rp 1,1 miliar setelah memenangkan kasus atas tuntutan perlakuan tak menyenangkan yang diterimanya dari salah satu petugas kepolisian.
 
Perempuan bernama Kristy Powell itu dipaksa melepas hijabnya oleh polisi California saat sedang melalui proses pemeriksaan. Polisi tersebut melepas hijab dari kepalanya dan membuat rambutnya terpampang di hadapan pria lain.
 
Mendapat perlakuan demikian, Powell merasa menanggung ketidaknyamanan, penghinaan, dan tekanan emosional yang parah. Atas alasan itulah dia mengajukan tuntutan hukum dibantu kuasa hukum dari Dewan Urusan Islam-Amerika (CAIR).
 
"Pembayaran ganti rugi itu sudah sesuai dengan tuntutan klien sebab memaksa dia menanggalkan hijabnya berarti menyalahi kebebasan beragama," ungkap kuasa hukum Powell, Carey Shenkman, seperti dilansir dari laman Independent, Kamis (17/8).
 
Sebelumnya, Powell ditahan petugas atas tuduhan pengutilan yang dilakukan satu dekade lalu. Petugas meminta Powell melepas hijab yang ditolak. Suami Powell sudah mejelaskan bahwa istrinya wajib mengenakan hijab selain di hadapan perempuan.
 
Namun polisi tersebut tetap memaksa dan menjebloskan Powell ke dalam sel tahanan dalam keadaan tanpa berhijab. [dan/mdk]
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Dipeluk Anak-anak Pengungsi Palestina dan Suriah, Relawan Pramuka Menangis

    YORDANIA – Kondisi kamp-kamp pengungsian Palestina dan Suriah di perbatasan Yordania sangat memprihatinkan. Selama bulan Ramadan ini, mereka merasakan

  • Anggota DPRD Ini 'Bonyok' Dikeroyok Gara-gara Meme Amien Rais-Rizieq

    KARAWANG - Anggota DPRD Karawang Hitler Nababan dikeroyok massa. Wajah Hitler babak belur. Pemicu pengeroyokan kader Partai Demokrat tersebut diduga dipicu m

  • Warga di Rohul Ditangkap Polisi Karena Miliki Senpi Ilegal

    ROHUL - Polres Rokan Hulu berhasil membekuk kepemilikan senjat api ilegal, tersangkanya adalah MAR(48) warga Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir, dan SA(32) w

  • Terkuak, Beginilah Jaringan Narkoba Pekanbaru dan Malaysia Bertransaksi

    JAKARTA - Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Arman Depari mengungkap bahwa jaringan narkoba ekstasi dan sabu Pekanbaru adalah penghubungan dari jaringan narkob

  • KOMENTAR