Selama Ramdhan, 83.000 Warga Palesti

Kamis, 09 Juni 2016 14:20
BAGIKAN:
YERUSALEM - Pemerintah Israel menyatakan bahwa izin masuk untuk 83.000 warga Palestina ditangguhkan selama bulan suci Ramadhan.

Larangan masuk puluhan ribu warga Palestina ke Israel itu muncul setelah terjadi penembakan di Tel Aviv yang menewaskan empat orang.

"Semua izin untuk bulan Ramadhan, terutama izin untuk kunjungan keluarga dari Yudea dan Samaria ke Israel, dibekukan," bunyi pernyataan COGAT, sebuah unit yang mengelola urusan sipil di Tepi Barat yang diduduki Israel, Kamis (9/6/2016).

Larangan masuk ke Israel bagi 83.000 warga Palestina ini akan berdampak siginifikan. Dalam pengumuman itu, Israel juga membekukan izin masuk 200 warga Gaza ke Israel untuk mengunjungi kerabatnya selama bulan Ramadhan.

Pemerintah otoritas Palestina belum berkomentar atas larangan kunjungan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Israel.

Penembakan di Tel Aviv terjadi semalam di sebuah pusat perbelanjaan dan restoran ternama. Pelaku penembakan adalah dua pria Palestina. Selain menewaskan empat orang, sembilan orang lainnya dilaporkan terluka.(sindo)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Bupati Bengkalis Ingatkan ASN Tak Tambah Libur Lebaran

    BENGKALIS -Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengingatkan ASN Pemerintah Bengkalis tidak menambah libur lebaran Idul Fitri 1438 H. Tanggal 3 Juli mendatang, seluruh ASN wajib kembali
  • Kondisi Kamtibmas Bengkalis Kondusif

    BENGKALIS -Memasuki lebaran Idul Fitri ke 4, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kabupaten Bengkalis kondusif.

    Hal itu diutarakan Kapolres Bengkalis AK
  • Lonjakan Penumpang, Kapal Penyeberangan Beroperasi Hingga Jam 2 Malam

    BENGKALIS - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis Jaafar Arief membenarkan adanya lonjakan penyeberangan yang terjadi sejak hari kedua lebaran. Lonjakan terjadi di kedua pel
  • Antrian Penyeberangan di Bengkalis Mengular

    BENGKALIS - Seperti tahun sebelumnya, antrian panjang penyeberangan pelabuhan Roro Bengkalis kembali terjadi. Hingga hari keempat lebaran Idul Fitri Antrian panjang kembali terja
  • KOMENTAR