• Home
  • Maritim
  • Danrem 031/Wirabima Puji Kesiapan Personil dan Perlengkapan Alat Penanganan Karhutla Rohil

Danrem 031/Wirabima Puji Kesiapan Personil dan Perlengkapan Alat Penanganan Karhutla Rohil

Sabtu, 11 Juli 2020 13:42
BAGIKAN:
Danrem 031/WB Brigjen M Syech Ismed SE M.Han foto bersama Bupati Rohil H Suyatno beserta segenap forkopimda usai pergelaran apel penanggulangan Karhutla, Jumat (10/7).

ROHIL - Komandan Korem 031/Wirabima, Brigjen M Syech Ismed SE M.Han pimpin apel kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tahun 2020. 

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Rohil H Suyatno, Wakil Bupati Drs H Jamiludin, Sekda HM Job Kurniawan, Kapolres, Dandim, Kajari, PN Rohil, DPRD, Kumham, para Kepala Dinas, Camat serta seluruh tamu undangan. 

Dalam arahannya, Danrem menyebutkan selain menghadapi wabah pandemi Covid-19 juga dihadapkan pada sebuah pekerjaan besar yaitu mencegah dan mengatasi Karhutla yang terjadi di Provinsi Riau utamanya di Rohil. 

Untuk itu, ia menghimbau agar Satgas hendaknya meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi dan mengatasi bencana Karhutla yang terjadi nantinya.

"Bencana Karhutla bukan saja menjadi permasalahan pemerintah tetapi kita semua yang harus ditangani secara bersama-sama," ungkap orang nomor satu di Korem 031/WB ini. 

Kemudian dijelaskannya, beberapa hal yang menyebabkan terjadinya Karhutla antara lain membuka lahan pertanian dengan cara membakar, meninggalkan bekas api unggun yang membara di hutan, membuang puntung rokok sembarangan baik di lahan atau di hutan, serta titik api atau hotspot di lahan gambut pada musim kemarau yang sebentar lagi terjadi. 

Selaras dengan hal itu, Presiden Joko Widodo juga pernah memberikan arahan di Istana Negara mengenai penanggulangan Karhutla diantaranya memprioritaskan pencegahan melalui patroli terpadu untuk deteksi dini titik api, penataan ekosistem gambut bertujuan penataan lingkungan dan pencegahan terjadinya Karhutla.

Kemudian sesegera mungkin padamkan api supaya api tidak membesar serta penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi.

Di dalam penanggulangan Karhutla, Polda Riau juga menciptakan suatu aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara. Aplikasi ini merupakan program digital yang sudah digunakan oleh 11 Polda yang rawan terjadi Karhutla dengan sistem penanggulangan secara terukur, terstruktur dan efisien. 

"Aplikasi ini juga menggunakan empat teknologi mitra satelit diantaranya satelit vera, Noa, Lapan dan Aqua untuk mendeteksi titik-titik api atau hotspot," ujarnya. 

Aplikasi Lancang Kuning ini, tambah Danrem Ismed, dapat memberikan informasi secara akurat serta memverifikasi titik api di lapangan sehingga memudahkan petugas dalam melakukan pemadaman. 

"Melihat kesiapan petugas dan perlengkapan alat di Rohil ini, saya yakin dan percaya bahwa Rohil dapat mengatasi Karhutla dengan baik," puji Danrem. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rohil yang sudah mempersiapkan personil dan perlengkapan dengan sangat baik dan berharap Karhutla tidak terjadi di Rohil.

"Kepada rekan-rekan, saya berpesan agar memperhatikan kesehatan dan keamanan karena ini sangat penting sebagai kunci suksesnya pelaksanaan tugas," ucap pria kelahiran Tanah Putih Rohil itu. Rif

BAGIKAN:
KOMENTAR