• Home
  • Maritim
  • Nelayan dan Wisatawan Padang Hilang di Laut

Nelayan dan Wisatawan Padang Hilang di Laut

Selasa, 02 Mei 2017 00:20
BAGIKAN:
Tim SAR mencari nelayan dan wisatawan yang hilang di Padang
PADANG - Afrizal (50), nelayan yang merupakan warga Berok Nipah Kota Padang, Sumatera Barat dilaporkan hilang saat tengah melaut di perairan Pulau Pisang Gadang dengan Pulau Sinyaru, pada Minggu, 30 April 2017, sekira pukul 15.20 WIB.
 
Dikatakan Kepala Kantor SAR Padang, Sumpeno Yuwono, korban pergi melaut bersama dengan dua rekannya yakni Fauzal dan Firdaus. Saat dalam perjalanan pulang pada Senin dini hari, 1 Mei 2017, korban terjatuh dari kapal dan sempat minta tolong. Dua rekan yang mendengar teriakan korban segera berusaha memberikan bantuan, namun tidak berhasil Fauzal dan Firdaus yang saat itu tidak berhasil menyelamatkan korban, lantas melaporkan kejadian tersebut ke pihak terkait agar dapat diselamatkan.
 
"Tak lama mendapatkan informasi tersebut, kami segera mengerahkan personel dan peralatan penunjang. Hanya saja, hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan," kata Sumpeno Yuwono.
 
Dalam upaya pencarian, lanjut Sumpeno, pihaknya juga bekerja sama dengan pihak kepolisian, TNI Angkatan Laut, dan tim relawan serta masyarakat setempat. Lokasi pencarian hingga sore tadi masih dipusatkan di sekitar titik jatuhnya korban, yakni di Pulau Pisang Gadang.
 
"Pencarian akan dilanjutkan esok pagi dengan area yang lebih luas," ucap Sumpeno.
 
Selain itu, informasi yang berhasil dihimpun VIVA.co.id, satu orang warga asal Bukittinggi atas nama Hari Novanda (38) juga dikabarkan hilang terseret ombak saat tengah mandi bersama dengan empat rekannya di kawasan Pantai Pasar Ampalam Nagari, Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman.
 
Korban terseret ombak sekitar pukul 18.40 WIB. Rinaldi, salah satu rekan dari korban sempat melakukan pertolongan, namun dikarenakan arus gelombang cukup tinggi, upaya tersebut gagal. Korban hilang ditelan ombak.
 
Hingga berita ini dibuat, warga sekitar beserta anggota Polsek Sungai Limau dan tim SAR gabungan masih bertahan di lokasi untuk melakukan pencarian korban.
 
Sementara itu, berdasarkan citra satelit dan radar cuaca Stasiun Meteorologi Padang Pariaman, pada pukul 16.00 WIB terpantau awan-awan hujan di Padang, Sitinjau-Indarung-Limau Manis, Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Solok Selatan bagian barat, Kepulauan Mentawai, Padang Panjang, Bukitinggi, Agam,Padang Pariaman dan Pasaman Barat.(viva/one)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Sedih, Purwati Adik Andini Positif Terjangkit TBC dari Almh Ibunya

    PELALAWAN - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Adik Andini, Purwanti (20 bulan), dinyatakan positif terjangkit penyakit Tubercolosis, penyakit pernah diidap

  • Dari 41 Peserta Hanya 27 Dinyatakan Lulus Assesment Untuk JPTP Pemkab Bengkalis

    BENGKALIS - Dari 41 peserta yang mengikuti lelang terbuka, hanya 27 peserta di jajaran pemerintah Kabupaten Bengkalis dinyatakan lulus assessment untuk mendu

  • Sejak Dipublikasikan RIAUONLINE.CO.ID, Kisah Ini Mendapat Respont Menteri Susi Pudjiastuti

    PEKANBARU -  Alhmadulillah, sejak berita kisah sedih Andini (14) yang harus menghidupi kedua adiknya yang masih kecil naik Kamis malam, 10 Januari 2019,

  • Luar Biasa, Gadis 14 Tahun Hidupi Kedua Adiknya Masih Balita Seorang Diri

    PEKANBARU - Andini, gadis kecil 14 tahun itu duduk di depan pintu rumah papan sederhana. Tubuh mungilnya menopang bayi berusia 4 bulan bernama Siaratul Janna

  • KOMENTAR