• Home
  • Maritim
  • Peringati Pertempuran Laut Aru, Koarmaritim Tabur Bunga

Peringati Pertempuran Laut Aru, Koarmaritim Tabur Bunga

Minggu, 15 Januari 2017 22:32
BAGIKAN:
TEMPO
Suasana upacara peringatan Hari Dharma Samudera di atas geladak KRI Makassar-590, Surabaya di Dermaga Koarmatim Ujung Surabaya 15 Januari 2017. Peringatan tersebut untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan laut yang gugur pada pertempuran Laut Aru.

JAKARTA - Jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) memperingati pertempuran Laut Aru yang dikenang sebagai Hari Dharma Samudera, di atas geladak KRI Makassar-590 di Dermaga Madura Koarmatim Surabaya, Minggu, 15 Januari 2017.

"Hari Dharma Samudera kita peringati untuk mengenang peristiwa heroik yang terjadi di perairan Laut Aru, Maluku, pada 15 Januari 1962," kata Kepala Staf Koarmatim (Kasarmatim) Laksamana Pertama TNI I.N.G Ariawan Peringatan digelar dengan upacara di atas geladak KRI Makassar-590 yang kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di perairan Selat Madura. Dalam acara itu Ariawan mewakili Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto.

Pada peristiwa itu, tiga kapal cepat torpedo TNI AL, yaitu KRI Macan Tutul, KRI Macan Kumbang, dan KRI Harimau, bertempur melawan dua kapal jenis destroyer, serta pesawat jenis Neptune dan Frely milik Belanda demi mempertahankan Irian Barat.

"Komodor Yos Sudarso gugur bersama awak KRI Macan Tutul dalam pertempuran ini, sedangkan KRI Macan Kumbang dan KRI Harimau selamat," kata Ariawan.

Pesan terakhir Komodor Yos Sudarso yang memimpin Armada RI dalam pertempuran itu dari atas kapal RI Macan Tutul, "Kobarkan semangat pertempuran", terus dikenang sampai sekarang.

Ia mengatakan, peringatan ini mengambil tema "Dengan semangat hari Dharma Samudera tahun 2017, TNI AL siap mendukung dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia".

"Ini menggambarkan bahwa prajurit TNI AL khususnya wilayah Surabaya akan selalu mengenang jasa para pahlawan dan siap melanjutkan perjuangan di setiap penugasan dalam menjaga kedaulatan NKRI," ujarnya.

Usai upacara dan tabur bunga, Koarmatim memberikan tali asih kepada ahli waris keluarga awak KRI Macan Tutul yang gugur, serta pelaku sejarah pertempuran Laut Aru.

Turut hadir dalam peringatan ini adalah Danguspurlatim Laksma TNI Dadi Hartanto, Danlantamal V Surabaya Laksma TNI Edi Sucipto, Koorsahli Pangarmatim Kolonel (Mar) Tory Subiyantoro, para pejabat Utama Koarmatim, Dansat jajaran Koarmatim dan para Komandan KRI.

Selain itu hadir pula para undangan dari perwakilan Instansi TNI-Polri wilayah Surabaya, SKPD Pemprov Jatim, Pegawai Negeri Sipil TNI AL, serta perwakilan SMK KAL Surabaya.***

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Dinamai 'Danish', Bayi Dalam Kardus Sudah Punya Orang Tua Asuh

    BENGKALIS  - Masih membekas diingatan kita,  bayi dalam kardus berjenis kelamin laki-laki diduga dibuang oleh orang tuanya, Sabtu 3 Nopember 2018 l

  • Sedih, Purwati Adik Andini Positif Terjangkit TBC dari Almh Ibunya

    PELALAWAN - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Adik Andini, Purwanti (20 bulan), dinyatakan positif terjangkit penyakit Tubercolosis, penyakit pernah diidap

  • Dari 41 Peserta Hanya 27 Dinyatakan Lulus Assesment Untuk JPTP Pemkab Bengkalis

    BENGKALIS - Dari 41 peserta yang mengikuti lelang terbuka, hanya 27 peserta di jajaran pemerintah Kabupaten Bengkalis dinyatakan lulus assessment untuk mendu

  • Aman, 2 RS Bengkalis Terhindar Pemutusan Layanan BPJS

    BENGKALIS - 2 Rumah Sakit (RS) di Kabupaten Bengkalis telah memiliki Akreditas merupakan syarat utama bagi RS untuk menjalin kerjasama dengan Badan Penyeleng

  • KOMENTAR