2017, KPK Fokus Awasi Aliran Dana ke Daerah

Minggu, 01 Januari 2017 13:09
BAGIKAN:
TEMPO
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat diwawancara sejumlah awak media usai pembukaan Anti-Corruption Teacher Supercamp, di Nusa Dua, Bali, 31 Oktober 2016.

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengatakan pihaknya pada 2017 masih akan fokus mengawasi aliran dana di daerah-daerah setelah adanya otonomi daerah. Menurut dia, ada beberapa daerah yang secara khusus menjadi perhatian KPK.

“Semua daerah, dan khususnya di pilot province KPK, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Banten, Papua, dan Papua Barat,” kata Laode saat dihubungi Tempo, Ahad, 1 Januari 2017.

Menurut Laode, sejak adanya otonomi daerah, ada banyak aliran dana dari pusat ke daerah. Namun aliran dana tersebut tidak terawasi dengan baik. Laode menyebut khususnya daerah-daerah yang jauh dari Pulau Jawa.

Laode menuturkan, pihaknya pada 2017 akan mempererat kerja sama dengan aparat penegak hukum di daerah guna mengawasi aliran dana ke daerah tersebut. Menurut dia, cara itu dilakukan agar pengawasan tidak hanya dilakukan kepada daerah-daerah di Pulau Jawa. “KPK ingin melebarkan jangkauannya sampai ke pulau-pulau terluar dengan bekerja sama dengan aparat penegak hukum,” tuturnya.

Meski begitu, Laode membantah bahwa kini KPK memiliki prioritas utama menggelar operasi tangkap tangan terhadap pemimpin daerah. Laode menilai operasi tangkap tangan hanya bersifat insidental. Cara tersebut dilakukan apabila KPK mendapatkan laporan dari masyarakat.

KPK belum lama ini menggelar operasi tangkap tangan, yaitu pada 30 Desember 2016. KPK menangkap tangan Bupati Klaten Sri Hartini dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kabupaten Klaten. Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK menyita uang Rp 2 miliar dan pecahan valuta asing US$ 5.700 serta Sin$ 2.035.***
 

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Eks Kades di Bengkalis Ganjar 4 Tahun Penjara

    BENGKALIS -Suwadi, mantan Kepala Desa (Kades) Semunai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis diganjar 4 (empat) tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA) RI. Putusan ini menguatkan t
  • KPK Minta Polda Riau Amankan Asset Sitaan

    PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset bernilai Rp 400 miliar yang diduga milik terpidana korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games dan Kompleks Hambalang. Ase
  • Harapan Para Polisi Cantik di Bengkalis Sempena HUT Polwan

    BENGKALIS -Sempena HUT Polwan ke 69 tahun 2017, Polwan Polres Bengalis berharap bisa semakin merangkul dan menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat.

    Dikatakan Brigadi
  • Berbagai Kegiatan Meriahkan HUT Polwan di Bengkalis

    BENGKALIS -Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke 69 tahun 2016 di Bengkalis disambut dengan berbagai kegiatan.

    Kegiatan diantaranya pertandingan masak, goes
  • KOMENTAR