• Home
  • Nasional
  • Bupati Jarang di Kantor, Mahasiswa Segel Kantor Pemerintahan

Bupati Jarang di Kantor, Mahasiswa Segel Kantor Pemerintahan

Rabu, 11 Januari 2017 04:37
BAGIKAN:
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi

BANGKALAN - Puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangkalan menyegel Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Selasa (10/1/2017).

Penyegelan secara simbolis itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap Bupati RK Moh Makmun Ibnu Fuad (Makmun) yang tidak kunjung menemui mereka.

Celotehan - celotehan bernada miring bersautan muncul dari mulut mahasiswa di depan pintu masuk lobi Kantor Pemkab Bangkalan.

Di antaranya, 'Bupati dibayar bukan untuk jalan - jalan', 'Bupati kita termuda dan hedonisme, wajar saja kalau Bangkalan kena sanksi', dan Bupati kita masih di Singapura sahabat'.

Korlap aksi Faisol dalam orasinya mengungkapkan, di bawah kepemimpinan orang cerdas, orang bodoh pun dapat diberdayakan.

Namun di bawah kepemimpinan orang bodoh, orang pintar pun kocar - kacir.

"Kami ingin menyegel secara simbolis. Karena bupati selalu di luar dan tak pernah ngantor, kami berhak menurunkan."

"Kami malu telah memilih, memberikan kritik konstruktif namun tak pernah didengar," ungkap Faisol.(tnc)

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Resmi! Golkar Cabut Dukungannya ke Ridwan Kamil Sebagai Cagub Jabar

    JAKARTA - Partai Golkar resmi mencabut dukungannya terhadap bakal calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Surat pernyata

  • Andi Rachman-Suyatno Resmi Diusung PDIP Maju di Pilgubri. Ini Kata Pengamat....

    PEKANBARU - Petahana, Arsyadjuliandi Rachman bersama Bupati Rokan Hilir yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Riau, Suyatno, resmi diusung PDIP. Pengumuman jagoan P

  • Terkait Tunggakan PLN, Pemkab Rohil Bakal Bayar di Anggaran 2018

    ROHIL - Tunggakan biaya penyediaan jasa listrik Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir kepada pihak PT. PLN Persero Cabang Bagan Siapiapi sebesar Rp. 12.6 Milyar a

  • Terduga Pelaku Begal Akhirnya Tewas Usai Dihakimi Massa

    KAMPAR - Seorang pemuda berusia 20 tahun, yang diduga oleh warga sebagai pelaku begal, akhirnya tewas setelah dihakimi oleh massa pada Sabtu (16/12/2017) kem

  • KOMENTAR