• Home
  • Nasional
  • Ditepuk Tepung Tawar, Sandiaga Uno: Puncak Kebahagian Saya Sebagai Putra Riau

Ditepuk Tepung Tawar, Sandiaga Uno: Puncak Kebahagian Saya Sebagai Putra Riau

Rabu, 05 September 2018 15:14
BAGIKAN:

PEKANBARU - Usai diberi tepuk tepung tawar oleh Ninik mamak suku Melayu Riau, Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengaku tidak pernah membayangkan hal tersebut.

Hal tersebut disampaikannya dalam pidatonya usai di tepuk tepung tawar oleh sejumlah petinggi adat Melayu, ia juga mengungkapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Riau.

"Sejak saya dilahirkan di Rumba,i Pekanbaru, ini adalah puncak kebahagian saya sebagai putra kelahiran Riau, saya terharu dijemput dan disambut hangat, serta dilambungkan secara adat," ungkapnya bangga, Selasa, 4 September 2018.

Disambung Sandi, hari ini merupakan hari yang paling bermakna dalam hidupnya karena dia bisa kembali ke kampung kelahirannya dan disambut begitu meriah oleh masyarakat Riau.

"Tidak pernah saya bayangkan hal ini bisa terjadi, hari ini saya sampaikan salam dari orang tua dan istri serta kerabat saya, keluarga saya sangat bahagia pernah tinggal disini, terimakasih Riau sudah menjadi rumah yang nyaman bagi keluarga saya dulu," pungkasnya.[roci]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Lahan Warga Bengkalis Kembali Terbakar

    BENGKALIS - Lahan gambut milik masyarakat di Dusun 3, bersebelahan dengan Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis terbakar, Sabtu 20 Juli 2019.

  • DPRD Bengkalis Gelar Paripurna Laporan Pansus TA 2018

    BENGKALIS - Setelah melalui berbagai tahapan, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bengkalis yang bertugas dalam melaksanakan tugas tertentu dalam jangka w

  • IMI Korwil Bengkalis Gelar Kejurda

    BENGKALIS - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Bengkalis mengelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Selama dua hari di Bengkalis sejak Sabtu hingga hari ini. Kejua

  • 3 Napi Kabur dari Lapas Jambi Ditangkap Di Bengkalis, 1 Dihadiahi Timah Panas Polisi

    BENGKALIS - Tiga dari empat nara pidana (napi) kasus narkotika yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sungai Penuh Jambi, akhirnya ditangka

  • KOMENTAR