• Home
  • Nasional
  • Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara Akan Dianugerahkan ke Jokowi

Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara Akan Dianugerahkan ke Jokowi

Selasa, 04 Desember 2018 23:55
BAGIKAN:
Presiden Jokowi terima Lembaga Adat Melayu Riau di Istana Merdeka.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau di Istana Merdeka, Jakarta. Kunjungan itu untuk menyampaikan rencana pemberian gelar adat kepada Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, LAM Riau menyampaikan niatnya untuk menganugerahi gelar adat Melayu kepada Jokowi setelah melalui berbagai musyarawah yang menghasilkan mufakat.

"Melalui beberapa kali musyawarah, melalui sejumlah kesepakatan, maka insyaallah, insyaallah kita sudah bermufakat memberikan ucapan dan terima kasih sekalung budi, pertanda kita menyampaikan terima kasih. Nah, yang dapat kita lakukan oleh Lembaga Adat Melayu Riau itu yang tertinggi adalah dengan memberikan gelar," kata Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Riau Datuk Seri Al Azhar di Istana Merdeka, seperti dilansir dari detikcom, Selasa, 4 Desember 2018.

Rencananya Jokowi akan dianugerahkan gelar 'Datuk Seri Setia Amanah Negara'. "Yang berarti bahwa beliau adalah seorang yang besar, petinggi, datuk yang berseri-seri, bercahaya, untuk memegang amanah negara yang dibebankan kepada beliau," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Harian LAM Riau Datuk Seri Syahril Abubakar mengatakan rencananya gelar itu diberikan langsung kepada Jokowi di Pekanbaru, Riau, pada 15 Desember 2018.

"Kami sekarang menyampaikan dan, jika beliau berkenan, tampaknya beliau berkenan tanggal 15 Desember 2018. Insyaallah," kata Syahril.

Ditegaskan Syahril, tidak ada motivasi politik dalam pemberian gelar tersebut. Melainkan, kata dia, gelar diberikan murni karena adat.

"Tidak (tidak ada unsur politik). Kami murni secara adat. Kami tak masuk ke ranah politik. Kami murni masyarakat adat Melayu Riau ingin memberikan murni tanda ingatan kami karena kami sudah ditolong. Masyarakat adat sudah terbantu dengan kebijakan-kebijakan yang kita lihat sangat menguntungkan masyarakat adat," jelas Syahril.

Hadir dalam pertemuan ini Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim dan Ketua DPRD Riau Septina Primawati. Hadir juga Kapitra Ampera dengan gelar Datuk Rangkai Puja Bestari selaku penghubung

 

Dilansir: RIAUONLINE.CO.ID

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Menang Pileg 2019, PKS Mantap Usung Kadernya Maju PIldaka 2020

    BENGKALIS - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bengkalis memastikan akan mengusung calon bupati pada pilkada 2020 dari kadernya sendiri.

  • Kasus Perceraian Kalangan PNS Meningkat di Bengkalis

    BENGKALIS - Angka perceraian dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bengkalis relatif meningkat dibanding tahun

  • Sidang Sengketa Pilpres di MK, Ketua NU Bengkalis Ajak Hormati Proses Hukum

    BENGKALIS - Proses sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Kontitusi (MK) sedang berjalan, oleh karena itu diminta agar menghormati proses hukum itu dengan menja

  • Nyambi Jual Sabu, ASN Bengkalis Dicokok Polisi

    BENGKALIS - Lagi, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Riau yang nyambi menjual narkotika jenis sabu ditangkap P

  • KOMENTAR