• Home
  • Nasional
  • Inilah Cerita Marsekal Hadi Minta Restu Orang Tua saat Ditunjuk jadi Panglima TNI

Inilah Cerita Marsekal Hadi Minta Restu Orang Tua saat Ditunjuk jadi Panglima TNI

Selasa, 05 Desember 2017 17:53
BAGIKAN:
Orang tua Marsekal Hadi Tjahjanto

JATIM - Presiden Joko Widodo mengusulkan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI kepada DPR. Pria kelahiran Malang, 8 November 1963 itu hampir dipastikan menjadi pengganti Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun.

Kabar bahagia itu pun telah sampai pada keluarga Hadi Tjahjanto di Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Orang tua Hadi mengaku telah dimintai doa atas keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sampun, enjing wau (sudah pagi tadi) telepon. Minta doa restu. Semoga lancar," kata Bambang Sudarto, ayah Hadi di rumahnya, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (5/12).

"Pagi ini katanya mau ke Bogor, terus besok ke DPR. Mudah-mudahan lancar, tidak ada apa-apa," tambah Nur Sa'adah, ibunda Hadi yang mendampingi.

Baik Bambang maupun Nur Sa'adah mengatakan hampir setiap hari anak pertamanya itu selalu menghubunginya. Tidak hanya saat akan dicalonkan sebagai Panglima TNI.

Tetapi pagi tadi, Selasa (5/12) memang berbicara tentang pengangkatannya sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo. Tapi pembicaraannya juga tidak berlangsung lama dan tidak banyak yang dibicarakan.

"Hanya minta doa restu saja, biar lancar," tegas Nur Sa'adah.

Sebagai orang tua, Bambang yang pernah bertugas di TNI AU berpangkat Serma itu mengaku bangga dapat mengantarkan putranya berkarier di TNI AU hingga menjadi Panglima TNI. Harapannya semoga dapat menjalankan tugas negara dengan sebaik-baiknya.

"Sebagai orang tua kami bangga. Semoga bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan lancar, amiin," tegasnya.

Marsekal TNI Angkatan Udara (AU) Hadi Tjahjanto menjadi calon tunggal yang diusulkan oleh Presiden Joko Widodo ke DPR RI. Hadi kecil tinggal dan tumbuh di lingkungan Perumahan TNI AU atau Perumahan Pagas yang tidak jauh dari rumah orang tuanya sekarang.

"Terakhir pulang ke sini belum lama kok, saat Panglima TNI ke Malang. Saat itu pulang sebentar, katanya akan diajak rapat Panglima di Ijen," kata Bambang.[poc]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Sulitnya Menggapai Pendidikan, Siswa Harus Berlumpur ke Sekolah. Dimana Pemerintah?

    PINGGIR - Kondisi infrasruktur jalan Gajah Mada di wilayah Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau kini semangkin meprihatikan. Apalagi kala intensitas hujan ya

  • Terungkap, Pasukan Penindak Terorisme Bukan Densus 88. Siapa?

    JAKARTA - Masyarakat selama ini sudah salah dalam menilai satuan atau unit kepolisian yang melakukan penindakan dalam kasus tindak pidana terorime. Hal ini diungkapkan Kepala

  • Puluhan Warga Desa Berancah Antusias Ikuti Sosialisasi Posbindu PTM

    BENGKALIS - Hampir 50 warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan antusias mengikuti Sosialisasi dan Penyuluhan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), Penyakit Tidak Me

  • 16 November, Giliran Maruf Amin Sambangi Riau, ini Jadwalnya...

    PEKANBARU - Ketua Tim Koalisi Daerah (TKD) Riau Indonesia Kerja Idris Laena memastikan Calon Wakil Presiden Maruf Amin akan mengunjungi Provinsi Riau pada ta

  • KOMENTAR