• Home
  • Nasional
  • Kapolri Mutasi Kapolda Riau Saat Karhutla Membara

Kapolri Mutasi Kapolda Riau Saat Karhutla Membara

Selasa, 14 Agustus 2018 16:21
BAGIKAN:

PEKANBARU - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jendral Tito Karnavian merotasi sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Polri. Salah satu diantaranya adalah Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2015/VIII/KEP/2018 tertanggal 13 Agustus 2018, atau Senin hari ini, Nandang akan dirotasi dan menjabat sebagai Perwira Tinggi Baintelkam Polri, dengan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN).

Sebagai penggantinya, Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo yang kini menjabat sebagai Wakapolda Jawa Timur akan menampuk posisi Kapolda Riau.

Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang membenarkan bahwa jabatan kapoldanya akan digantikan oleh Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo. Namun dia enggan berkomentar banyak soal rotasi di tubuh Polri itu.

"Iya (dirotasi). Saya lagi di pesawat," singkatnya saat dihubungi awak media.

Berbeda dengan yang disampaikan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto. Dia belum bisa memastikan kebenaran surat dari Kapolri tersebut. Meski sudah beredar di media sosial, dia masih berdalih masih menunggu surat TR yang resmi.

"Tunggu TR resminya," ujar dia.

Dia pun mengakui bahwa surat TR Kapolri itu sudah sampai ke tangannya melalui pesan whatsapp. "Saya terima juga dari pesan WA," kata dia.

Hingga saat ini, Sunarto belum bisa memastikan TR yang beredar itu, walaupun Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto telah membenarkannya. "Betul. Mutasi rutin dalam rangka penyegaran," kata Kadiv Irjen Setyo Wasisto, kepada wartawan.

Dari informasi yang dihimpun, Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo pernah bertugas di Polda Riau. Dia menjabat sebagai Kasubdit Regident Dirlantas Polda Riau, di tahun 2000-an. Setelah itu, dia juga pernah menjabat sebagai Kabid Telematika Polda Jabar, di tahun 2009.

Sementara Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang, memasuki masa pensiunnya, dia diberi amanah menjabat sebagai Perwira Tinggi Baintelkam Polri, penugasan BIN. Jabatan Kapolda Riau, sudah setahun lebih disandang Nandang.

Nandang pun sempat mengucapkan kata perpisahannya dalam kegiatan peletakan batu pertama Sekolah Polisi Negara (SPN) di Kabupaten Kampar. Saat itu, dia berharap agar pembangunan SPN bisa terwujud di akhir tahun 2018 ini.

Setahun lebih menjabat sebagai Kapolda Riau, Nandang dinilai telah sukses menjalankan tugasnya. Terutama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Sejauh ini, Polda Riau yang tergabung dalam Satgas Karhutla berhasil membebaskan Bumi Lancang Kuning itu dari kabut asap.

Namun, saat Surat Telegram itu beredar, Riau dalam sepekan terakhir kembali membara. Puluhan titik panas bermunculan, termasuk yang terpantau hari ini mencapai lebih dari 60 titik.

Ratusan hektare lahan Riau juga dipastikan masih dalam kondisi membara ketika kabar mutasi itu keluar. Namun, lagi-lagi Polda Riau belum berkomentar terkait hal itu.

Nandang sendiri dalam beberapa kesempatan pernah mengutarakan akan ancaman pencopotan dirinya jika dinilai gagal menangani Karhutla. Namun, dia tidak mempersoalkan ancaman tersebut, dan memilih untuk bekerja maksimal bersama dengan TNI dan Pemerintah Daerah.

Berdasarkan catatan RIAUONLINE.CO.ID, tugas Kapolda Nandang dalam mengatasi Karhutla lumayan baik. Belasa kasus Karhutla juga didorong sebagai bentuk menciptakan efek jera.

Kapolda Nandang juga terus meminta anak buahnya untuk lebih mengutamakan pencegahan dibanding penegakan hukum. Sosialisasi terus ia perintahkan kepada seluruh jajaran hingga tingkat paling bawah.

Selain itu, Nandang juga mencetak prestasi dalam mengungkap jaringan Narkoba. Riau dikenal sebagai pintu masuk narkoba dari negara tetangga. Sehingga ini menjadi penekanan bagi Nandang, untuk menggagalkan peredaran barang haram itu. Terbukti, di tahun 2018 ini, jumlah tangkapan narkoba di Riau meningkat tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Di samping itu, di bawah kepemimpinan Nandang, Polda Riau juga sukses mengamankan tahapan pemilihan gubernur Riau. Terbukti, pilkada berjalan damai, tanpa adanya kericuhan.[roci]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Sulitnya Menggapai Pendidikan, Siswa Harus Berlumpur ke Sekolah. Dimana Pemerintah?

    PINGGIR - Kondisi infrasruktur jalan Gajah Mada di wilayah Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau kini semangkin meprihatikan. Apalagi kala intensitas hujan ya

  • Terungkap, Pasukan Penindak Terorisme Bukan Densus 88. Siapa?

    JAKARTA - Masyarakat selama ini sudah salah dalam menilai satuan atau unit kepolisian yang melakukan penindakan dalam kasus tindak pidana terorime. Hal ini diungkapkan Kepala

  • Puluhan Warga Desa Berancah Antusias Ikuti Sosialisasi Posbindu PTM

    BENGKALIS - Hampir 50 warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan antusias mengikuti Sosialisasi dan Penyuluhan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), Penyakit Tidak Me

  • 16 November, Giliran Maruf Amin Sambangi Riau, ini Jadwalnya...

    PEKANBARU - Ketua Tim Koalisi Daerah (TKD) Riau Indonesia Kerja Idris Laena memastikan Calon Wakil Presiden Maruf Amin akan mengunjungi Provinsi Riau pada ta

  • KOMENTAR