• Home
  • Nasional
  • Kepolisian Negara Republik Indonesia Berduka, Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo Tutup Usia.

Kepolisian Negara Republik Indonesia Berduka, Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo Tutup Usia.

Jumat, 05 Mei 2017 22:07
BAGIKAN:
Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo.
JAKARTA - Mantan Kapolri 1974 – 1978, Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo, meninggal dunia. Almarhum meninggal dunia di usia 89 tahun di Rumah sakit Medistra, Jumat (05-05-2017) sekitar pukul 02.41 WIB.
 
Jenazah saat ini sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Hang Tuah VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
 
Sebelum menjadi Kapolri, Alumni STIK 1955 kelahiran 1 September 1927 ini menjabat sejumlah posisi penting di Polri. Ia pernah menjabat Kepala Bagian Organisasi Polisi di Purwakarta selama 3 tahun. Selama itu pula, ia mengikuti Operasi Penumpasan Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat.
 
Salah satu prestasi Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo adalah ketika Polri sepakat mendirikan Kantor Bersama 3 Instansi (Samsat) di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ketiga instansi itu terdiri dari Polri, Pemda DKI Jakarta, dan Perum AK Jasa Raharja. Program tersebut dalam rangka pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, seperti STNK, BPKB dan lain-lain.
 
Pada masa Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo pula, pemerintah mengeluarkan UU No.9 tentang Narkotika, serta diterbitkan sebuah Skep Kapolri yang khusus mengenai Satama Satwa guna menunjang langkah-langkah operasional Polri pada tahun 1977.
 
Awal tahun 1960, ia pergi ke Amerika Serikat untuk memperdalam ilmu militernya di US Coast Guard Officers Candidate School, dan selesai pada tahun 1960. Sepulangnya dari AS, Jenderal (Purn) Widodo menjabat Kabag Operasi Polisi Jakarta Raya.
 
Setelah itu berbagai jabatan disandangnya, seperti Panglima Korps Perairan dan Udara (1964), Panglima Daerah Kepolisian II Sumatera Utara (1967), dan Kadapol VII Metro Jaya periode 1970-1974.
 
Di sini, Kadapol Widodo bertanggung jawab atas operasi pengamanan langsung Pemilu 1971 di Jakarta, yang ketika itu agak bersuasana panas. Bahkan setelah Pemilu, dia juga harus mengamankan Sidang Umum MPR-RI yang berlangsung di Jakarta. Dalam hal ini, Widodo pun diangkat menjadi Anggota MPR-RI.
 
Atas semua jasanya selama mengabdi kepada negara, Widodo dianugerahi sejumlah tanda jasa. Ia menerima Bintang Dharma, Bintang Bhayangkara (I dan III), Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama, Bintang Yudha Dharma Utama dan Bintang Jalasena Utama.
 
Dia juga memperoleh penyematan sejumlah Satya Lencana, seperti SL Karya Bhakti, SL Yana Utama, SL Panca Warsa, SL Perang Kemerdekaan (I dan II), SL COM V, SL Penegak dan SL Veteran Pejuang RI. Sedangkan dari luar negeri, dia menerima Commandeur Met de Zwaarden, Diplomatic Service Merit Heung in Medal dan Bintang Panglima Setia Mahkota Pemerintah Malaysia.
 
Keluarga besar Tribratanews.com mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un”, turut berduka atas wafatnya Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Dan semoga almarhum khusnul khotimah serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.(tnc/one)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Gelar Operasi Cipkon, Belasan Pria Dijaring Polisi

    PELALAWAN- Polsek Pangkalan Kuras menggelar operasi Cipta Kondisi (Cipkon) pada Sabtu (18/11) malam hingga Minggu dini hari.Razia dipusatkan di Jalan Lintas

  • Pelaku Rudapaksa pada Anak Dibawah Umur Hingga Hamil Ditangkap Polisi

    PEKANBARU - Satreskrim Polresta Pekanbaru mengamankan seorang lekaki yang berinisial M (52) diduga melakukan rudapaksa pada anak dibawah umur, Pelaku diamank

  • Bupati Pelalawan, Haris Terima Anugerah Budhipraja 2017

    PELALAWAN - Bupati Pelalawan, HM. Harris adalah satu-satunya Kepala Daerah penerima Anugerah Budhipraja tahun 2017 dari Kabupaten dan Kota Se Provinsi Riau,

  • Tikam Warga Pakai Pisau, Orgil Ditembak Polisi

    INHIL - Orang dalam gangguan jiwa mengamuk dan menikam seorang warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau. Karena terus mengamuk dan akan menyerang warga lainnya, terpak

  • KOMENTAR