• Home
  • Nasional
  • Sudah Ada BRG, Kenapa Gambut Riau masih terbakar?

Sudah Ada BRG, Kenapa Gambut Riau masih terbakar?

Senin, 25 Februari 2019 10:31
BAGIKAN:
RIAUONLINE.CO.ID
Kepala BRG Nazir Foead

PEKANBARU - Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead membeberkan alasan kenapa sampai saat ini wilayah gambut Riau masih saja mengalami kebakaran hutan dan lahan yang cukup hebat.

Padahal, negara telah menurunkan tim (seperti BRG) yang sudah mulai bekerja dari tahun 2016 sampai saat ini. Akibat kebakaran tersebut, Riau saat ini menetapkan status siaga darurat karhutla karena alasan tiga wilayahnya seperti Dumai, Bengkalis dan Kepulauan Meranti terlebih dahulu telah terbakar.

"Kalau di Riau BRG bekerja selama 3 tahun terakhir itu sudah 60 persen lebih target yang telah kita capai. Tapi kenapa sampai saat ini Riau masih saja terbakar. Kan itu pertanyaannya?," katanya, Jumat, 23 Februari 2019.

Nazir merincikan alasannya karena gambut yang telah dikeringkan dalam keadaan rusak parah di Riau itu telah terjadi selama puluhan tahun. Sehingga membutuhkan waktu untuk memperbaikinya. Sementara BRG, masyarakat dan Pemda telah sepakat bekerja merevitalisasi untuk wilayah-wilayah tertentu saja.

"Maksudnya, BRG, masyarakat dan Pemda sepakat wilayah mana yang mau dibasahi. Dari anggaran yang ada dan kemampuan yang ada. Misalnya ada 1 desa memiliki gambut rusak 10 ribu hektare. Dari anggaran yang ada dan kemampuan dalam melakukan pembasahan kita hanya bisa 2.500 hektare saja. Pada umumnya masyarakat memilih area yang dekat di pemukiman kebun mereka. Dalam pengawasan kami, area yang disepakati itu aman," jelasnya.

Untuk tahun 2018 saja, mereka mengupayakan penyelamatan gambutdengan cara mendirikan sumur bor sebanyak 325 unit, 815 sekat kanal, merevegetasi 120 lahan serta merevitalisasi 37 wilayah dengan estimasi terdampak 50 ribu hektare lebih lahan gambut Riau yang terdampak.

Hasilnya, di tahun itu luasan yang terbakar menurut drastis. Bahkan hingga di tahun 2019. Namun, menurutnya itu semua membutuhkan waktu puluhan tahun sampai gambut di Riau benar-benar dapat terselamatkan.


Artikel ini sudah terbit di RIAUONLINE.CO.ID dengan judul: Sudah Ada BRG, Tapi Gambut Riau masih terbakar? Ini Kata Nazir Foead

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Pleno Kecamatan Mandau, PKS Kuasai 4 Kursi

    BENGKALIS - Sempat dua kali terjadi penundaan, akhirnya rapat pleno lanjutan Rekapitulasi Hasil Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak Tahun 2019

  • KPK Tetapkan Bupati Bengkalis Tersangka, Begini Reaksi Para Kolega Amril Mukminin

    BENGKALIS - Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin tersangka kasus suap proyek jalan Duri-Sei Pakning, Kamis

  • Ketua MUI Kecamatan Bengkalis: Abaikan Ajakan People Power

    BENGKALIS - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bengkalis Drs Muhammad Sidik Msi mengajak umat Islam dan masyarakat Bengkalis mengabaikan seruan da

  • Suaminya Ditetpakan Tersangka Oleh KPK, Istri Amril Mukminin Menangis di Safari Ramadan

    BENGKALIS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menentapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka, Kamis (16/4) petang. Penetapan tersangka dilaku

  • KOMENTAR