• Home
  • Nasional
  • Syarwan Hamid Sebut LAMR Sudah Dijadikan Alat Menjilat Pemerintah.

Syarwan Hamid Sebut LAMR Sudah Dijadikan Alat Menjilat Pemerintah.

Rabu, 19 Desember 2018 01:21
BAGIKAN:
RIAUONLINE.CO.ID
Syarwan Hamid gelar konferensi pers, Selasa 18 Desember 2018 malam

PEKANBARU - Panglima Laskar Melayu Bersatu (LMB) Syarwan Hamid menuding Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) saat ini sudah dijadikan alat untuk menjilat pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Syarwan di hadapan puluhan Laskar LMB dalam persiapan pengembalian gelar adatnya kepada LAMR esok hari, Rabu, 19 Desember 2018.

"LAM sudah dijadikan Syahril dan Al Azhar sebagai alat negosiasi dan berunding untuk mendapatkan sesuatu, saya tidak tahu sesuatu itu apa," ujar Syarwan, Selasa, 18 Desember 2018.

Seperti yang diketahui, Syarwan Hamid mengecam keras pemberian gelar adat LAMR kepada Presiden Jokowi beberapa waktu yang lalu, imbasnya Syarwan mengembalikan gelar adatnya ke LAMR.

Diceritakan Syarwan, dirinya sendiri sangat sulit mendapatkan gelar adat yang sudah ia terima, bahkan ia yakin apabila ia lahir lagi belum tentu mendapatkan gelar itu.

"Tidak mudah bagi saya untuk dapatkan gelar ini, tapi itulah harga yang harus saya korbankan, cara yang sudah dilakukan Syahril dan al Azhar, ini pelecehan terhadap Marwah Melayu," jelasnya.

"Panjang jenjang yang saya lalui. Mulai dari karir di ABRI, Wakil ketua MPR belum juga dapat, barulah saat saya menjadi menteri, saya baru bisa dapatkan gelar itu," jelasnya lagi.

Pemberian gelar adat ini, lanjutnya, merupakan tindakan yang kurang terhormat, sehingga terkesan kita orang yang gampang sekali di teror dan di takut-takuti.

"Pasti ada tangan gentayangan dibalik senyum manis, di Riau ada ketua LAM dan juga kepala daerah korbannya, ditakut-takuti langsung tengkurep," tutupnya.

Tulisan ini sudah terbit di RIAUONLINE.CO.ID dengan judul: Syarwan Hamid: LAMR Sudah Jadi Alat Menjilat Pemerintah

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Pleno Kecamatan Mandau, PKS Kuasai 4 Kursi

    BENGKALIS - Sempat dua kali terjadi penundaan, akhirnya rapat pleno lanjutan Rekapitulasi Hasil Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak Tahun 2019

  • KPK Tetapkan Bupati Bengkalis Tersangka, Begini Reaksi Para Kolega Amril Mukminin

    BENGKALIS - Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin tersangka kasus suap proyek jalan Duri-Sei Pakning, Kamis

  • Ketua MUI Kecamatan Bengkalis: Abaikan Ajakan People Power

    BENGKALIS - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bengkalis Drs Muhammad Sidik Msi mengajak umat Islam dan masyarakat Bengkalis mengabaikan seruan da

  • Suaminya Ditetpakan Tersangka Oleh KPK, Istri Amril Mukminin Menangis di Safari Ramadan

    BENGKALIS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menentapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka, Kamis (16/4) petang. Penetapan tersangka dilaku

  • KOMENTAR