Titiek Soeharto Pilih Keluar dari Golkar

Senin, 11 Juni 2018 17:41
BAGIKAN:

JAKARTA - Siti Herdiati Heriyadi atau yang akrab dipanggil Titiek Soeharto membuat keputusan politik yang mengejutkan banyak pihak. Titiek yang tercatat anggota Komisi IV DPR dari Partai Golkar ini menyatakan mundur dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Putri Presiden RI ke II Soeharto ini menyatakan mundur dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya besutan dari Tommy Soeharto yang tak lain adik kandungnya sendiri.

Pengumuman mundurnya Titiek Soeharto dari Partai Golkar disampaikan dalam acara Konsolidasi Partai Berkarya DIY di Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Senin 11 Juni 2018.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Partai Berkarya, Hutama Mandala Putra atau Tommy Soeharto dan Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso.

BACA JUGA:

   Amien Rais Maju Nyapres, PDIP: Sebaiknya Duet dengan Prabowo

   Berikut Ini SE Menpan RB Larang PNS Gunakan Mobdin buat Mudik dan Terima Hadiah

   Pria yang Menghina Jokowi Serahkan Diri ke Polisi!

"Di tempat yang bersejarah bagi keluarga kami. Di sini ayah saya (Soeharto) dilahirkan. Izinkan saya menyampaikan pernyataan politik yang tentunya akan mempengaruhi perjalanan karir politik saya," ujar Titiek.

Meski tak menyebut alasan secara spesifik mundurnya dari Partai Golkar, namun mantan istri Prabowo Subianto ini mengatakan kondisi bangsa saat ini sangat memprihatinkan. Tujuh juta rakyat Indonesia menganggur namun banyak tenaga asing yang masuk ke Indonesia. Impor juga terus-terusan dilakukan pemerintah.

"Narkoba semakin merajalela dan aset bangsa tak dikelola dengan baik sehingga rakyat tak bisa sejahtera," tuturnya.

Menurutnya kondisi bangsa yang memperihatinkan ingin disuarakannya, namun karena masih di Golkar tidak mungkin disuarakannya. Partai Golkar sebagai partai besar dan sahabat pemerintah seharusnya bisa mengingatkan pemerintah namum itu tak terjadi.

"Melihat kondisi itu saya memilih untuk keluar dari Partai Golkar dan konsekuensinya jabatan anggota DPR dari Partai Golkar harus dilepas," katanya.

Meski keluar dari partai yang pernah didirikan oleh ayahnya sendiri, yakni HM Soeharto, namun Titiek tetap mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang menempa dirinya menjadi politikus perempuan di Indonesia.

"Saya ingin berjuang untuk kepentingan rakyat melalui Partai Berkarya dan tentunya Golkar masih punya banyak politisi besar dan saya lebih dibutuhkan di Partai Berkarya," ucapnya.[viva]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Resmi Dilantik, Ini Pesan Bupati Bengkalis Kepada Alfisnardo

    BENGKALIS - Bupati Bengkalis, Amril Mukmini memberikan ucapan selamat kepada Ketua dan Pengurus PWI Kabupaten Bengkalis priode 2018-2021 yang baru dilantik.

  • Ketum PWI Pusat: Diera Digital, Wartawan Dituntut Propesional

    BENGKALIS - Ketum Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Defari menegaskan bahwa diera digital saat ini, tugas dan fungsi wartawan sangat besa

  • Terhenyak, 3 Pengedar Sabu 55 Kg Dituntut Hukuman Mati

    BENGKALIS - Juliar (23 tahun), Andi Saputra (27), dan Dedi Purwanto (25), terhenyak dengan mata berkaca-kaca duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Bengk

  • APK Membandel, Siap-siap Disisir Bawaslu

    PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau saat ini sedang menginventarisir jumlah Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga melanggar aturan di provinsi Riau.

  • KOMENTAR