Gubri Resmikan Penggunaan PLTD Berdaya 5 MW di Tebingtinggi Meranti

Senin, 05 Februari 2018 20:46
BAGIKAN:
SELATPANJANG - PT. PLN Wilayah Riau-Kepri mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebesar 5 MW di Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan dioperasikan PLTD itu, PT. PLN Persero Wilayah Riau-Kepri memastikan pasokan listrik di Wilayah Tebingtinggi Kabupaten Meranti, Surplus 4.8 MW. Peresmian pembangkit listrik dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, bertempat dikantor PT. PLN Cabang Selatpanjang, Jalan Gelora, Selatpanjang, Senin (5/2/2018).

Hadir dalam peresmian itu Kepala PT. PLN Wilayah Riau Kepri yang diwakili Manager SDM dan Umum Dwi Surya Abdullah, Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger, Asisten I Sekdakab. Meranti Jonizar, Asisten III Sekdakab. Meranti H. T. Akrial, Perwakilan Kajari Meranti, Wakapolres Meranti, Camat Tebing Tinggi Rizki Hidayat, Danramil Tebingtinggi dan lainnya.

Seperti dijelaskan oleh Manager SDM dan Umum PT. PLN Wilayah Riau-Kepri Dwi Surya Abdullah, kondisi pasokan listrik PLN diwilayah Meranti yang terdiri dari 3 Pulau yakni Tebing Tinggi, Merbau dan Rangsang berada dalam kondisi aman. 

"Pasokan listrik untuk Meranti dalam keadaan aman, dan mempunyai cadangan daya yang cukup untuk mencukupi kebutuhan maayarakat di 3 Pulau yang ada di Meranti," ujar Dwi Surya.

Khusus di Pulau Tening Tinggi yang memiliki jumlah penduduk terpadat dan merupakan pusat perekonomian di Kepulauan Meranti, dengan tambahan daya 5 MW dari 5 PLTD yang baru saja dioperasikan tersebut maka total daya yang tersedia sebesar 15 MW. 

Dari jumlah total daya 15 MW ini seperti dikatakan Manager SDM dan Umum PT. PLN Persero Wilayah Riau Kepri Dwi Surya Abdullah, sangat cukup untuk melayani pasokan listrik masyarakat, karena dari survei yang dilakukan PLN beban tertinggi di Tebing Tinggi hanya sebesar 11.2 MW jadi dengan total daya yang ada maka cadangan listrik PLN yang tersedia untuk Tebingtinggi sebesar 4.8 MW.

Lebih jauh dijelaskan Dwi Surya Abdullah, jika dirata-rata jumlah konsumsi listrik PLN diwilayah Tebing Tinggi sebesar 7.5 KWH/Hari. Dan jumlah ini menurutnya lebih besar daripada konsumsi listrik di Kabupaten Bengkalis. Jika dikorelasikan dengan pertumbuhan ekonomi hal itu menandakan pertumbuhan ekonomi di Meranti jauh lebih baik dibandingkan dengan Bengkalis yang nota bene Kabupaten induk Meranti.

dikatakan Dwi Surya, meski daya listrik di Kepulauan Meranti surplus, namun masih terdapat 22 Desa yang belum dapat menikmati listrik, 10 desa diantaranya berada di Pulau Tebing Tinggi dan sisanya tersebar di Pulau Padang dan Merbau.

Meski begitu, sesuai dengan intruksi Presiden RI Joko Widodo, melalui program Indonesia terang menargetkan hingga tahun 2019 yang akan datang seluruh wilayah Indonesia sudah teraliri listrik PLN. Dan untuk Meranti PLN Persero Wilayah Riau-Kepri menargetkan hingga akhir tahun 2018 seluruh desa di Meranti sudah teraliri listrik.

"Untuk Meranti kita menargetkan hingga tahun 2018 seluruh desa sudah teraliri listrik," ujar Dwi Surya Abdullah.

Diakui Dwi Surya Abdullah, untuk mewujudkannya, PT. PLN telah melakukan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pemasangan jaringan listrik, menurutnya sejauh ini berkat dukungan semua pihak terkait termasuk keamanan proses pembebasan lahan tidak ada kendala.

"Untuk pembebasan lahan berkat dukungan Pemda, aparat Kepolisian, serta TNI sudah tidak ada masalah, tahun ini (2018.red) kita melakukan pemotongan pohon untuk pemasangan jaringan. yang menjadi kendala di Meranti hanyalah masalah transportasi," ujar Dwi.

Dengan telah dioperasikannya pembangkit listrik berkapasitas 5 MW di Kepulauan Meranti, Asisten I Sekdakab. Meranti Bidang Pemerintahan Drs. Jonizar, mewakili Bupati Kepulau Meranti mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan daya listrik untuk mencukupi kebutuhan listrik di Meranti khususnya wilayah Tebingtinggi. 

Ia berharap dengan tambahan pasokan daya listrik itu, listrik yang dulunya hidup bergilir di Kabupaten Meranti tidak terjadi lagi.

"Apa yang diharapkan masyarakat sudah terwujud dimana warga Merantu sudah dapat menukmati listrik secara terang menderang, semoga dengan pasokan listrik ini jumlah kemiskinan di Meranti yang cukup tinggi juga dapat ditekan, terima kasih kepada PT. PLN Riau-Kepri," ujar Jonizar mengakhiri.(hms setda/nur)
BAGIKAN:
KOMENTAR