Isak Tangis Warnai Pelepasan 81 JCH Asal Meranti

Senin, 07 Agustus 2017 23:33
BAGIKAN:

SELATPANJANG - Keluarga dan kerabat tak kuasa menahan bendungan air mata saat pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (7/8/2017) siang. Tahun ini, sebanyak 81 JCH asal Kota Sagu berangkat ke tanah suci Mekah melalui Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Pantauan di lapangan, sedikitnya ratusan warga masyarakat Kepulauan Meranti terlihat memadati halaman Masjid Agung Darul Ulum Jalan Siak, Selatpanjang, atau lokasi digelarnya pelepasan jamaah calon haji asal Meranti. Dilepas langsung oleh Wakil Bupati Drs H Said Hasyim.

Terlihat hadir dalam prosesi pelepasan, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H Fauzi Hasan, Sekda Yulian Norwis, Kapolres Meranti yang diwakili Kabag Ops Polres Meranti Kompol Joni Narta, Kakan Kemenag Meranti Miskam Slamet, Ketua MUI Ustadz Mustafa, Pihak Kejaksaan, Koramil 02/Tebingtinggi serta sejumlah tamu undangan.

Prosesi pelepasan 81 JCH ditandai dengan tepung tawar sembari diiringi kalimat Talbiyah yang terus menggema dan mengguruh siang itu. Labaik Allahumma Labaaik, Labaaik Laa Syarika Laka Labaaik Inal Handa Wan Ni'mata Laka Wal Mulka La Syarikalah, terus dilantunkan.

Usai tepung tawar, puluhan JCH asal Kepulauan Meranti kemudian diberangkatkan menuju Kota Batam untuk kemudian melanjutkan penerbangan ke Madinah. JCH diarak menggunakan becak, kendaraan khas Selatpanjang, sambil mendapat pengawalan ketat dari Polres Kepulauan Meranti.

Air mata pun tak terbendung dari pihak keluarga maupun JCH. Mereka terlihat saling berpelukan, mencium satu persatu sehingga suasana haru tergambar jelas saat itu. Air-air bening terus mengalir di pelupuk mata hingga membasahi pipi. Perasaan bahagia, sedih, sepertinya bercampur aduk pada setiap keluarga maupun JCH.

Wakil Bupati H Said Hasyim, dalam pelepasan berpesan agar para JCH menjaga kesehatan dengan beristirahat yang cukup. 

''Dalam situasi dan kondisi apapun harus tabah, sabar  dan tawakal. (Seluruh JCH) Harus selalu kompak dan menjaga semangat kebersamaan, serta tolong menolong satu dengan yang lain. Mestinya, selalu saling ingat mengingatkan, dan jangan lupa bawa Paspor kemana-mana jangan sampai hilang,'' pesan H Said Hasyim. 

Selama di tanah suci, seluruh JCH juga diminta agar senantiasa mendoakan keluarga, saudara, tetangga dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dan Indonesia jauh dari bencana, kemiskinan, musibah dan selalu dalam lindungan-nya.

Sementara Kakan Kemenag Meranti Miskam Slamet, meminta agar keluarga yang ditinggalkan untuk tidak terlalu cemas, karena keperluan seluruh JCH sudah diatur dan dijaga oleh departemen agama.

''Kepada Jamaah Haji supaya menanamkan kesadaran dari hati dan meniatkan dari hati untuk lebih fokus menjalankan Ibadah haji nantinya, tanamkan ke iklasaan dan perbanyak istigfar," ujarnya.(nur)

BAGIKAN:
KOMENTAR