Lawan Covid-19, Warga Diimbau Jangan Takut atau Malu Memeriksakan Kesehatan

Jumat, 24 April 2020 17:09
BAGIKAN:

MERANTI - Masyarakat Kepulauan Meranti, Riau, diminta tidak takut atau malu memeriksakan kesehatan ke tenaga medis terdekat bila mengalami gejala yang sama dengan orang yang terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Harapan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti, dr. Misri Hasanto MKes. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk secara mandiri memeriksakan diri atau melaporkan bila mengetahui ada orang dengan gejala yang sama, ikut menentukan keberhasilan pencegahan penyebarluasan Covid-19 di daerah ini.

"Tidak boleh takut, apalagi malu untuk memeriksakan diri ke tenaga medis. Karena semakin cepat diperiksa atau melapor ada yang mengalami gejala sama dengan orang yang terinfeksi Covid-19, maka semakin cepat pula tindakan medis dapat dilakukan," kata Misri, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2020).

Meski demikian, Misri mengaku jika akhir-akhir ini kesadaran masyarakat Kepulauan Meranti untuk memeriksakan diri atau menginformasikan bila mengetahui ada yang mengalami gejala sama dengan orang yang terinfeksi Covid-19, semakin baik.

"Sudah mulai sadar, namun belum sepenuhnya. Semoga ke depan partisipasi masyarakat yang demikian terus meningkat," ujarnya.

Tak bosan-bosannya, Misri kembali mengimbau seluruh masyarakat di daerah ini untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah. Menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi penyebarluasan Covid-19.

"Jangan panik, tetap waspada. Rajin mencuci tangan, makan makanan bergizi dan rajin berolahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kemudian tetap gunakan masker saat keluar rumah," pesannya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri Skm, menjelaskan, Kamis (23/4) hingga pukul 14.00 Wib, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 tercatat 5.862 orang. Selesai pemantauan 4.937 orang, dan dalam proses pemantauan 925 orang.

"ODP yang selesai dipantau dan dinyatakan aman dari Covid-19, setelah 14 hari melakukan karantina mandiri di rumah," kata Fahri.

Adapun rincian ODP yang tersebar di Kepulauan Meranti, sesuai data yang dirilis melalui Posko Covid-19 Kepulauan Meranti, yakni Kecamatan Tebingtinggi total 837 orang, selesai dipantau 470 orang. Tebingtinggi Barat total 723 orang, selesai dipantau 654 orang. Tebingtinggi Timur total 266 orang, selesai dipantau 240 orang. Merbau total 410 orang, selesai dipantau 326 orang. Pulau Merbau total 690 orang, selesai dipantau 636 orang. Rangsang total 968 orang, selesai dipantau 911 orang. Rangsang Barat total 783 orang, selesai dipantau 692 orang. Rangsang Pesisir total 539 orang, selesai dipantau 454 orang. Tasik Putripuyu total 646 orang, selesai dipantau 554 orang.

"Alhamdulillah, sejauh ini di Kepulauan Meranti belum ada yang terkonfirmasi positif. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) ada empat orang. Dua orang sudah dinyatakan sembuh, dan dua orang lagi sedang dirawat di RSUD," bebernya. (*)

BAGIKAN:
KOMENTAR