• Home
  • Pemerintah Daerah
  • Tabligh Akbar di Desa Mengkopot, Said Hasyim: Tabligh Akbar Jangan Sekedar Seremonial

Tabligh Akbar di Desa Mengkopot, Said Hasyim: Tabligh Akbar Jangan Sekedar Seremonial

Kamis, 07 Desember 2017 12:41
BAGIKAN:

TASIK PUTRIPUYU - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim, menghadiri acara Tabligh Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW 2017 M/ 1439 H di Masjid Babul Khair, Desa Mengkopot, Kecamatan Tasik Putripuyu, Rabu 5 Desember 2017 malam.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kepulauan Meranti Edi Mashudi SPdi MSi, Staf Ahli Drs Said Asmaruddin MM dan Drs Askandar, Sekretaris Dinas PUPR Tengku Azman, Kabag Kesra M Nazar, Kabag Humas dan Protokol Nasruni SIP MSi, Camat Tasik Putripuyu Abdul Hamid SThI MM, Sekdes Mengkopot Mustafa, Kiai H Sholeh, Penceramah dari Pekanbaru Drs H Khairul Akhyar dan Para undangan.

Atas nama Pemerintah Kecamatan Tasik Putripuyu, Camat Abdul Hamid kala itu mengucapkan selamat dan terima kasih atas kedatangan H. Said Hasyim beserta rombongan di Desa Mengkopot.

Abdul Hamid mengimbau agar seluruh masyarakat Kecamatan Tasik Putripuyu khususnya masyarakat di Desa Mengkopot bisa memberikan pendidikan anak kearah yang lebih baik lagi.

"Zaman sekarang ini peranan orang tua hendaknta lebih besar, jagalah anak kita dari pengaruh narkoba, pengaruh lem, bensin dan hindari dari perbuatan seksual bebas" tuturnya.

Abdul Hamid juga sempat menjelaskan kepada masyarakat jika E-KTP sudah berlaku seumur hidup dan bagi yang belum punya E-KTP nantinya bisa diurus di Disdukcapil Kabupaten Kepulauan Meranti, dan bagi keluarga yang belum punya buku nikah kita sudah diinformasikan harus bisa buat buku nikah melalui Isbat Nikah.

Dalam sambutannya, Wabup H. Said Hasyim mengatakan bangga dan senang dapat hadir di Desa Mengkopot. Menurut Said, Masjid Babul Khair luar biasa megah, dan atas kemegahannya hendaknya selalu diisi dan dilaksanakanlah shalat berjamaah.

Dia berpesan, acara Tabligh Akbar sempena Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H jangan sekedar dijadikan seremonial saja, nanun hendaknya direnungkan, pikirkan dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Haruslah kita terapkan dengan cara jalin silaturahmi dan tingkatkan keimanan kita dan berbuat lebih baik lagi dimasa akan datang," ucapnya.

Dikatakan Said Hasyim, tidak lama lagi Kabupaten Kepulauan Meranti berumur 9 Tahun, sementara pembangunan insfrastruktur masih belum maksimal.

"Kami bersama pak Bupati tetap berkomitmen kedepannya Kabupaten Kepulauan Meranti bisa maju lagi dan pembangunannya lebih baik lagi," ujarnya.

Secara bertahap, sambung dia, baik dalam perencanaan dan sudah dalam pengerjaan seperti pembangunan jalan poros dari Desa Meranti Bunting ke Desa Tanjung Padang. Kemudian Pelabuhan Roro dari Desa Insit Pulau Tebingtinggi ke Pulau Rangsang di Desa Sialang Pasung dan pembangunan di bidang lainnya.

"Untuk itu, mari kita sama-sama doakan kedepan Kabupaten Kepulauan Meranti ini bisa membangun infrastruktur lebih baik dan maju lagi, ekonomi masyarakat yang hari ini sulit dan moga kedepannya bisa lebih sejahtera," ujarnya.

Dalam tausiahnya, Ustadz H Khairul Akhyar mengajak untuk lebih meningkatkan ukhuwah islamiyah dengan mempelajari, mengamalkan serta memahami, baik dalam perbuatan, kekhusukan dalam shalat, membaca Al quran dengan baik dan juga mengingat tentang kematian.

"Tujuannya agar umat islam sadar dan mau melaksanakan ibadahnya untuk bisa kita pertanggung jawabkan amalan kita di akhirat nanti," ujarnya. (rls)

BAGIKAN:
KOMENTAR